Opini

Integrasi Kajian Sains Islam dalam Prodi Ilmu Administrasi Negara untuk Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Beretika dan Profesional

*Oleh: Siti Hidayana

Perkembangan ilmu pengertahuan pada era modern menuntut setiap bidang ilmu untuk mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Salah satu bidang ilmu yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat adalah Ilmu Administrasi Negara. Program studi ini mempelajari tentang pemerintahan, pelayanan public, kebijakan Negara, serta tata kelola organisasi pemerintahan.

Kajian sains Islam hadir sebagai pendekatan yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan nilai nilai keislaman. Dalam Islam, ilmu tidak dipisahkan antara ilmu agama dan ilmu umum, melainkan saling berkaitan dan melengkapi. Oleh karena itu, kajian sains Islam menjadi penting dalam program studi ilmu Administrasi Negara karena dapat membentuk calon aparatur negara yang profesional, jujur, adil, dan bertanggung jawab.

Ilmu Administrasi Negara mempelajari bagaimana pemerintah menjalankan fungsi pelayanan publik, penyusunan kebijakan dan pengelolaan organisasi negara. Dalam praktiknya, administrasi negara tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan etika dan integritas.

Kajan sains Islam memberikan nilai nilai yang dapat diterapkan dalam administrasi negara, antara lain: kejujuran, tanggung jawab dan amanah, keadilan dalam pengambilan keputusan, dan pemanfaatan teknologi secara etis.

Di era digital saat ini, penerapan kajian sains Islam dalam administrasi negara juga dapat dilihat melalui penggunaan teknologi pemerintahan secara etis. Sistem pelayanan publik berbasis digital harus tetap mengedepankan kejujuran, keterbukaan informasi, dan perlindungan hak masyarakat. Teknologi tidak hanya digunakan untuk mempercepat pelayanan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata.

Dengan adanya integrasi antara kajian sains islam dan ilmu administrasi negara, diharapkan mahasiswa mampu menjadi generasi yang profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Nilai nilai islam dapat menjadi landasan moral dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan public yang lebih manusiawi dan berkualitas. []

*Penulis merupakan mahasiswi Prodi Ilmu Administrasi Negara pada FISIP UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button