Sejarah

Sejarah Bukit Goa Jepang , tempat persembunyian jepang pada tahun 1942

Sejarah Bukit Goa Jepang

Jalan masuk menuju goa



Tidak bisa dipungkiri bahwa tidak sedikit peninggalan-peninggalan sejarah yang mengisahkan hiruk piruk masa lampau yang sangat pesat baik Indonesia umumnya maupun aceh khusunya. Pada tahun 1942 jepang berhasil menuduki Indonesia termasuk aceh, dan banyak peninggalan-peninggalan masa lalu yang masih tersisa hingga dimasa sekarang , salah satunya ialah goa jepang, sebuah goa yang memiliki lubang kurang lebih 2 x 2 meter. Goa tersebut terletak di kawasan perbukitan Panggoi, di Gampong Blang Panyang kota lhokseumawe. seperti yang saya baca di antaraaceh.com Lokasi Goa Jepang yang oleh penduduk setempat dinamakan “Ku Rok Rok”, merupakan salah satu bangunan peninggalan masa penjajahan Jepang yang digunakan oleh tentara Jepang sebagai tempat persembunyian dan penyimpanan logistik pada masa itu.
Pada April 2013 Harian Serambi Indonesia memuat berita dengan judul “Goa Hasil Kerja Paksa Masa Jepang” di halaman serambi Menatap Aceh yang diterbitkan setiap hari minggu membuat saya tertarik membaca isi didalamnya, ternyata dulu pada tahun 1942 tepatnya pada bulan mei jepang merancang program kerja paksa kepada masyarakat blang panyang dan sekitarnya untuk menggali lubang yang terletak di desa tersebut, para pekerja tersebut tidak dibayar dan mereka harus bekerja siang dan malam untuk memperoleh hasil yang maksimal, 7 bulan kemudian tepatnya pada bulan Desember 1942 program kerja paksa itu memberikan hasil 17 buah goa plus 8 benteng pertahanan yang dibangun di depan goa-goa tersebut .
Sedangkan di bagian dalam, setiap gua disekat sehingga berbentuk beberapa kamar. Di gua-gua inilah para tentara Jepang tinggal sekaligus sebagai benteng pertahanan untuk menahan serangan pejuang kala itu.
Di era kemerdekaan, lokasi ini menjadi salah satu kawasan wisata favorit bagi masyarakat Kota Lhokseumawe dan sekitarnya. setelah saya membaca berita ini dan saya mencermatinya, dan akhirnya saya berinisiatif untuk mengunjungi objek wisata yang lagi ngetren di beranda jejaring social itu awal 2015 kemaren . Namun waktu yang tidak tepat disebabkan oleh beberapa hal menjadi penghalang bagi saya untuk berkunjung ke tempat tersebut.
Tepatnya pada tanggal 24 Februari 2015 kenginan saya untuk melepaskan penat ketempat tersebut terpenuhi, kebetulan pada saat itu saya lagi berada di kampung halaman karena lagi libur semester. Saya dan kawan-kawan bergerak dari Geureugok yang merupakan tempat kampung saya tepatnya pada jam 16.30 Wib, 25 menit kemudian Alhamdulillah tepatnya pada jam 16.55 Wib saya tiba di kaki perbukitan panggoi yang tidak jauh dari kuburan pahlawan Nasional yang terletak sebelah kanan jalan Banda Aceh- Medan . Bermula dari kaki perbukitan tersebut saya bergerak kurang lebih 600 meter menaiki bukit dengan mnggunakan sepeda motor. Pada saat menaiki bukit tersebut banyak rintangan yang kita hadapi mulai dari beceknya jalan hingga banyaknya bertabur bongkahan-bongkahan batu pecah yang dapat merusak ban kendaraan.
Kurang lebih 5 menit menaiki bukit saya membayar tiket masuk yang dipungut oleh pengurus tempat wisata tersebut. Adapun harga tiket tersebut sangatlah terjangkau yaitu Rp. 5000 termasuk parkiran kendaraan dengan cara di catat plat kendaraan kita ketika sampai di pintu masuk tersebut. Semampai ke tempat tersebut saya bergerak menuju kegoa jepang berjalan kaki kurang lebih sekitar 100 meter. Sesampai di pintu masuk goa tersebut saya membayar lagi tiket untuk masuk kedalam goa tersebut sebanyak Rp.2000 , setiap pengunjung yang masuk kegoa tersebut dianjurkan memakai helm pengaman untuk mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan . Sesampai didalam goa yang berbentuk terowongan tersebut saya mengikuti arah jalan yang sudah ditetapkan , mengikuti jejak dengan memaksimalkan senter lampu di handphone untuk memperoleh penerangan. lebih kurang 8 menit didalam goa saya bersama kawan-kawan keluar melalui pintu belakang yang langsung tembus keatas perbukitan indah yang dapat menyaksikan sebagian kota lhokseumawe. Pada saat itulah saya benar-benar mendapatkan kepuasan untuk melepaskan penat .

foto diatas bukit

 

Ketika kita menghadap ke utara, akan terlihat perairan Selat Malaka, sebelah selatan perbukitan, sebelah timur kita akan terlihat daratan Kota Lhokseumawe dengan jelas sedangkan menghadap ke barat akan terlihat bangunan industri raksasa pengolahan gas alam PT Arun dan perusahaan pupuk PT PIM, sungguh sangat luar bisa pemandangannya, amazing….. amazing…. amazing. . . . .
Sehingga pantas saja, jika Jepang menjadikan lokasi itu sebagai tempatnya. Karena selain bisa mengawasi kapal musuh diwilayah perairan Selat Malaka, juga bisa memantau daerah sekelilingnya. 

5 Comments

  1. CROWNQQ I AGEN BANDARQ I BANDARQ ONLINE I ADUQ ONLINE I DOMINOQQ TERBAIK

    Yuk Buruan ikutan bermain di website crownqq

    Sekarang CROWNQQ Memiliki Game terbaru Dan Ternama loh…

    8 permainan :
    => Poker
    => Bandar Poker
    => Domino99
    => BandarQ
    => AduQ
    => Sakong
    => Capsa Susun
    => Bandar 66 (NEW GAME)

    => Bonus Refferal 20%
    => Bonus Turn Over 0,5%
    => Minimal Depo 20.000
    => Minimal WD 20.000
    => 100% Member Asli
    => Pelayanan DP & WD 24 jam
    => Livechat Kami 24 Jam Online
    => Bisa Dimainkan Di Hp Android
    => Di Layani Dengan 5 Bank Terbaik
    => 1 User ID 8 Permainan Menarik

    Ayo gabung sekarang juga hanya dengan
    mengklick daftar crownqq

    Link Resmi CrownQQ:
    ratuajaib,com
    ratuajaib,net
    ratuajaib,org

    BACA JUGA BLOGSPORT KAMI:
    BLOG ARTIKEL
    CROWNWIN
    CERITA DEWASA

    Info Lebih lanjut Kunjungi :
    WHATSAPP : +855882357563
    LINE : CS CROWNQQ
    TELEGRAM : +855882357563
    FACEBOOK

    INFO CROWNQQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button