
Aceh Tamiang – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membangun 14 unit sumur bor untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir di Aceh Tamiang dan Kota Langsa.
Penyerahan sumur bor yang telah fungsional tersebut dilakukan oleh Ketua DPW PSI Aceh, Zulkarnaini Syeh Joel, Sabtu (7/3). Dalam kegiatan itu, ia didampingi Ketua DPD PSI Kota Langsa Aziz serta Ketua DPD PSI Aceh Tamiang Robi Prastio.
Dari total 14 titik sumur bor yang dibangun, sebanyak 9 titik berada di Aceh Tamiang yang menjadi salah satu wilayah paling terdampak bencana pada tahun 2025 lalu. Sementara itu, 5 titik lainnya dibangun di rumah ibadah seperti masjid dan meunasah di Kota Langsa.
Syeh Joel mengatakan, pembangunan sumur bor tersebut merupakan langkah konkret untuk membantu masyarakat yang masih mengalami krisis air bersih pascabanjir dan cuaca ekstrem, terlebih pada bulan Ramadhan ketika kebutuhan air meningkat.
“Bencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu berdampak serius terhadap akses air bersih masyarakat, sampai sekarang persoalan utama dikalangan masyarakat adalah air bersih, ini terbukti di Aceh Tamiang. Karena itu, kami dari PSI Aceh mengambil inisiatif membangun 14 titik sumur bor di wilayah Aceh Tamiang dan Kota Langsa agar kebutuhan dasar warga dapat segera terpenuhi, kemudian sumur itu juga dapat digunakan oleh para jamaah yang ada di mesjid,” ujar Syeh Joel, Minggu (8/3).
Salah seorang jamaah Masjid Aljamalullail di Aceh Tamiang mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas air bersih dari DPP PSI. Menurutnya, sejak banjir melanda, kualitas air di wilayah tersebut berubah menjadi keruh, berwarna kekuningan dan berbau.
“Sejak banjir, kami kesulitan mendapatkan air bersih, dengan adanya bantuan dari PSI, kami sangat terbantu, oleh sebab itu, kami menyampaikan terimakasih kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menjawab kebutuhan air bersih,” ujar jamaah tersebut.
Syeh Joel memastikan PSI Aceh bersama DPP PSI akan terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya pada tahap tanggap darurat tetapi juga dalam proses pemulihan pascabencana.
Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat yang terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.
Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia juga telah menyelesaikan pembangunan enam titik sumur bor di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Pidie Jaya sebagai bentuk respons cepat terhadap dampak bencana di wilayah tersebut. []





