NewsPolitik

Lobi TVRI, Ketua DPRK Harap Warkop dan Kafe di Aceh Tak Kena Biaya Nobar Piala Dunia

Banda Aceh – Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST meminta TVRI memberikan kebijakan khusus bagi Aceh terkait biaya lisensi nonton bareng (nobar) komersial Piala Dunia 2026.

Permintaan itu disampaikan Irwansyah saat menerima kunjungan pimpinan dan staf TVRI Aceh di ruang kerjanya di Gedung DPRK Banda Aceh, Jumat (5/6). Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRK Musriadi dan Sekretaris Dewan Tharmizi.

Dalam pertemuan itu, Irwansyah mengapresiasi TVRI yang memperoleh hak siar Piala Dunia 2026 dengan dukungan pemerintah sehingga masyarakat dapat menyaksikan seluruh pertandingan secara gratis, mulai dari babak penyisihan hingga final.

Menurutnya, masyarakat kini dapat menikmati tayangan Piala Dunia tanpa harus membayar biaya langganan seperti pada penyelenggaraan sebelumnya.

“Tayangan nobar ini yang dulunya berbayar sekarang menjadi gratis, bisa dinonton di aplikasi tidak berbayar. Saya apresiasi dengan kebijakan ini,” kata Irwansyah dalam keterangannya, Minggu (7/6).

Meski demikian, ia berharap TVRI dapat memberikan keringanan terhadap biaya lisensi untuk kegiatan nobar komersial yang digelar di warung kopi maupun kafe di Aceh.

“Terkait nobar, kita minta kebijaksanaan TVRI agar biaya lisensi tayangan nobar komersil di warkop dan cafe untuk diperkecil kalau bisa bahkan digratiskan untuk Aceh,” ujarnya.

Selain itu, Irwansyah juga mengimbau masyarakat, khususnya pecinta sepak bola, agar menikmati perhelatan Piala Dunia dengan tertib dan menjaga suasana tetap kondusif.

Ia mengingatkan agar fanatisme terhadap tim favorit tidak memicu gesekan maupun keributan. Irwansyah juga menegaskan agar tidak ada praktik perjudian selama berlangsungnya ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

“Fanatik dan dukungan favorit boleh saja, tapi jangan sampai berlebihan, dan bisa menimbulkan gesekan, keributan bahkan kekacauan, semua akan rugi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Irwansyah turut meminta PLN melakukan langkah antisipasi agar tidak terjadi pemadaman listrik saat pertandingan Piala Dunia berlangsung.

Menurutnya, kelancaran pasokan listrik menjadi faktor penting agar masyarakat dapat menikmati siaran pertandingan tanpa gangguan. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button