News

BPMA dan Conrad Percepat Eksplorasi Migas di Aceh

Libatkan USK dan Targetkan Survei 3D

Banda Aceh – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Conrad Energy Asia Ltd terus mendorong percepatan eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) di wilayah Aceh. Sejumlah langkah strategis telah dilakukan, termasuk studi geologi dan geofisika (G&G) secara komprehensif.

Menariknya, salah satu studi tersebut turut melibatkan perguruan tinggi lokal, Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan kalangan akademisi sekaligus meningkatkan kapasitas riset di daerah.

Ke depan, Conrad menyiapkan tahapan lanjutan eksplorasi, mulai dari survei seismik 3D hingga pengeboran sumur eksplorasi. Meski begitu, perusahaan mengakui masih menghadapi sejumlah kendala, baik teknis maupun nonteknis.

CEO Conrad Asia Energy Ltd, Miltos Xynogalas, mengatakan persiapan survei seismik 3D saat ini terus berjalan sebagai bagian dari komitmen eksplorasi.

“Persiapan untuk kegiatan pengeboran yang akan datang di OSWA, termasuk desain sumur dan perencanaan teknis, saat ini sedang berlangsung. Kemudian, perusahaan berencana melanjutkan ke tahap persetujuan Rencana Pengembangan (Plan of Development/POD) sebagai fase utama berikutnya,” ujarnya, Kamis (30/4).

Ia menambahkan, terdapat sejumlah hambatan yang membuat pelaksanaan survei mengalami keterlambatan.

“Namun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Sehubungan dengan hal tersebut, Conrad menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan survei seismik 3D dan mengharapkan dukungan dari BPMA selaku regulator agar kegiatan tersebut dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Selain fokus pada eksplorasi, Conrad juga mulai menyiapkan langkah monetisasi gas pasca-eksplorasi. Salah satunya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah calon pembeli potensial.

Menanggapi hal itu, Kepala BPMA, Nasri, menegaskan pihaknya mendukung penuh seluruh aktivitas eksplorasi dan eksploitasi yang dilakukan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), termasuk Conrad.

“Terkait pelaksanaan survei seismik, BPMA berharap agar Conrad dapat segera menyelesaikan proses pengadaan (procurement) dan merealisasikan pelaksanaan survei tersebut pada tahun berjalan,” tegas Nasri.

BPMA juga memastikan siap memberikan dukungan penuh, termasuk koordinasi dan kerja sama lintas pihak, guna mempercepat realisasi seluruh kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas di Aceh. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button