
Banda Aceh – Kabar duka datang dari Aceh. Mantan Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah atau yang akrab disapa Abu Doto, meninggal dunia pada Sabtu (13/6).
Zaini mengembuskan napas terakhir pada pukul 12.40 WIB. Hingga kini, keluarga dan kerabat masih mempersiapkan prosesi pemakaman almarhum.
Sebelum wafat, Zaini Abdullah diketahui menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh. Dalam sekitar satu bulan terakhir, kondisi kesehatannya terus mendapat penanganan medis di rumah sakit tersebut.
Zaini Abdullah lahir pada 24 April 1940. Ia dikenal sebagai politikus Aceh sekaligus mantan aktivis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang kemudian berkiprah dalam pemerintahan pascaperdamaian Aceh.
Karier politiknya mencapai puncak saat terpilih sebagai Gubernur Aceh dalam Pemilihan Kepala Daerah 2012. Berpasangan dengan Muzakir Manaf, Zaini meraih sekitar 56 persen suara dan memimpin Aceh selama periode 2012 hingga 2017.
Kemenangan tersebut menjadikan Zaini sebagai gubernur kedua yang dipilih langsung oleh rakyat Aceh setelah provinsi itu memperoleh status otonomi khusus pascaperjanjian damai antara pemerintah Indonesia dan GAM pada 2005.
Selama menjabat, Zaini menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan politik Aceh pascakonflik. Namanya juga dikenal luas sebagai tokoh yang terlibat dalam proses transformasi politik mantan kombatan GAM ke dalam sistem pemerintahan dan demokrasi di Aceh.
Kepergian Abu Doto meninggalkan duka bagi masyarakat Aceh. Ucapan belasungkawa mulai mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh politik, pemerintahan, hingga masyarakat yang mengenalnya sebagai salah satu tokoh berpengaruh dalam sejarah Aceh modern. []





