News

Distribusi Energi Terganggu Pascabanjir, BPMA Koordinasi dengan Pertamina

Banda Aceh – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) pada Kamis (4/12) menggelar rapat koordinasi dengan jajaran PT Pertamina Patra Niaga guna membahas kelancaran distribusi minyak dan gas, khususnya dalam penanganan kondisi darurat pascabanjir yang melanda wilayah Aceh.

Pertemuan ini dihadiri oleh petinggi BPMA di antarnya Kepala BPMA Nasri, Wakil Kepala BPMA Nizar Saputra, Deputi Perencanaan Muhammad Makmun, Deputi Operasi Muhammad Mulyawan dan Sesban Muchin.

Pihak pertamina Achmad Mochtasyar Wakil Direktur Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori Sales Area Manager Retail Aceh, I Gusti Bagus Suteja Region Manager Retail Sumbagut, Misbah Bukhori SAM Retail dan Zia Nur Rahman – SBM Industri.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPMA, Nasri Djalal, menekankan peran BPMA sebagai fasilitator koordinasi sesuai instruksi Gubernur Aceh.

“BPMA adalah badan pengatur hulu, namun dalam kondisi tanggap darurat ini, kami ditugaskan untuk mengkondisikan informasi ke publik dan berkoordinasi dengan BPH Migas dan Pertamina agar situasi dapat disampaikan secara utuh kepada masyarakat,” jelas Nasri.

Nasri juga menyampaikan bahwa BPMA telah melaporkan kondisi pascabencana kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan mengusulkan penambahan pasokan tabung gas (tabung melon) mengingat banyak tabung masyarakat yang hanyut terbawa banjir.

“BPMA siap membantu 24 jam untuk menjembatani koordinasi di masa tanggap darurat ini,” tambahnya.

Di sisi lain, Wakil Direktur Pertamina Patra Niaga, Achmad Mochtasyar yang akrab disapa Ucan, menyatakan bahwa kendala utama saat ini bukan pada ketersediaan stok, tetapi pada akses distribusi.

“Saat ini yang menjadi masalah bukan stock, tapi keterbatasan jalur untuk penyaluran,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pertamina telah menjajaki berbagai opsi. “Kami telah mencari jalan keluar, beberapa opsi kita telah lakukan, termasuk berkoordinasi dengan TNI untuk membantu pendistribusian via udara,” jelas Achmad.

Ia juga mengapresiasi peran BPMA yang telah membantu mempercepat koordinasi dengan para pemangku kepentingan di Aceh, termasuk dengan Gubernur.

Pertemuan ini bertujuan untuk terus memantau perkembangan lapangan guna menyelesaikan kendala yang ada. Pertamina juga berkomitmen untuk mendistribusikan bantuan sosial perusahaan.

Menutup pertemuan, Sales Area Manager Retail Aceh, Misbah Bukhori menyampaikan harapan agar perbaikan infrastruktur segera dilakukan.

“Kami berharap agar percepatan pembangunan jembatan atau pembukaan akses segera bisa dilakukan, sehingga distribusi ke berbagai lokasi dapat berjalan lancar,” pungkasnya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button