NewsPariwisata

Disbudpar Aceh Upayakan Pengembangan Pariwisata Minat Khusus

Banda Aceh – Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal mengatakan pariwisata merupakan salah satu sektor penting dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat di Indonesia.

Oleh karena itu, beragam upaya terus dilakukan pihaknya untuk mewujudkan hal tersebut, salah satunya mengutus 15 operator arung jeram untuk melakukan benchmark (tolak ukur) ke Citatih River, Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

“Benchmark seperti ini (pengelolaan arum jeram) sangat mendukung terhadap kemajuan pariwisata Aceh. Semoga hasil yang didapat para operator di sana segera diaplikasikan di tempatnya dan semakin profesional pengelolaannya, sehingga menciptakan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan,” kata Almuniza Kamal dalam keterangannya, Minggu (6/8/2023).

Kabid Destinasi Disbudpar Aceh, Munawir Arifin menambahkan, peserta benchmark tersebut merupakan para operator arung jeram pilihan yang telah menempuh serangkaian tahapan pelatihan. Mereka sebelumnya telah menjalani pelatihan dasar hingga pelatihan manajemen pengelolaan wisata arung jeram.

“Peserta benchmark dipilih berdasarkan penilaian para pemateri pada faktor kedisiplinan, keseriusan hingga life skill dalam praktik lapangan. Harapannya, kita bisa terus meningkatkan kapasitqs SDM kepariwisataan minat khusus (adventure) ini karena Aceh merupakan ‘surganya’ wisata minat khusus,” kata dia.

Seperti diketahui, kegiatan yang berlangsung pada 24-27 Juli 2023 itu mendapat respons positif oleh pengelola arung jeram di Aceh lantaran sangat bermaanfaat dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan kualitas serta pelayanan pengelolaan arung jeram di Aceh.

“Alhamdulillah, kami mulai merasakan manfaatnya dalam hal pengelolaan wisata arung jeram dengan baik di tempat kami,” ujar operator arung jeram penerima manfaat, Suryadi dari Benteng Adventure Bireuen, Sabtu (5/8/2023).

Ia berharap program bencmark seperti ini dapat terus dilaksanakan, sehingga menghasilkan penguatan SDM kepariwisataan yang baik di Aceh.

“Terima kasih Disbudpar Aceh atas kepercayaan dan dukungannya kepada kami, sebagai salah satu peserta benchmark pengelolaan wisata arung jeram di Sukabumi, Jawa Barat,” ucapnya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button