
Banda Aceh – Gedung Fakultas Pertanian di Universitas Syiah Kuala terbakar pada Kamis (21/5) dini hari. Selain gedung fakultas, pos satpam serta sejumlah kendaraan di area kampus juga ikut terbakar.
Kepala Seksi Humas Polresta Banda Aceh Iptu Eddy Musfikar mengatakan polisi masih menyelidiki penyebab dan motif di balik peristiwa tersebut.
“Kami sedang melakukan penyelidikan terkait terbakarnya Gedung Fakultas Pertanian USK, pos satpam, dan sepeda motor yang terparkir di area tersebut,” kata Eddy, Kamis (21/5).
Menurut Eddy, sebelum kebakaran terjadi sempat berlangsung keributan antar mahasiswa yang diduga berasal dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik. Bentrokan disebut telah terjadi sejak dua hari terakhir dan kembali berlanjut beberapa jam sebelum kebakaran.
Keributan itu, kata dia, berujung pada aksi perusakan fasilitas kampus dengan cara melempari kaca gedung dan fasilitas ruangan lainnya.
Polisi juga menemukan adanya dua mahasiswa Fakultas Teknik yang mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan. Mengetahui rekannya terluka, sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik diduga melakukan aksi balasan ke Fakultas Pertanian dengan melempari batu dan membawa bom molotov.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah fasilitas kampus mengalami kerusakan, termasuk laboratorium Fakultas Pertanian. Tiga unit sepeda motor dan satu unit mobil turut terbakar.
Api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh bersama BPBD Aceh Besar.
Eddy memastikan polisi akan terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas perusakan fasilitas pendidikan itu.
Sementara itu, Unit Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) pascakebakaran.
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan olah tempat kejadian perkara dilakukan untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan barang bukti yang tersisa di lokasi.
“Saat ini kami sedang melakukan olah TKP guna mengetahui sumber awal api yang membakar Gedung Fakultas Pertanian, sepeda motor, dan pos pengamanan USK,” ujar Dizha.
Ia mengatakan penyidik juga akan mengusut pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Polisi meminta masyarakat yang mengetahui identitas pelaku agar melapor kepada aparat dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor. []





