
Jakarta – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan pejabat pemerintah pusat di Jakarta, Kamis (21/5). Pertemuan itu membahas penguatan fiskal daerah hingga percepatan pemulihan dan rehabilitasi wilayah terdampak bencana di Aceh.
Agenda pertama dilakukan pukul 11.00 WIB saat Fadhlullah bertemu Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. Tito juga diketahui menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Pemulihan dan Rehabilitasi Rekonstruksi (PRR).
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas langkah percepatan pemulihan dan rehabilitasi rekonstruksi, termasuk dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan di wilayah terdampak bencana di Aceh.
Fadhlullah mengatakan Pemerintah Aceh terus membangun komunikasi aktif dengan pemerintah pusat agar proses pemulihan berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan seluruh proses pemulihan dan rehabilitasi berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu koordinasi dengan pemerintah pusat terus kami perkuat,” kata Fadhlullah.
Selanjutnya pada pukul 13.00 WIB, Fadhlullah melanjutkan agenda koordinasi dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni.
Pertemuan itu membahas penguatan kapasitas fiskal daerah, optimalisasi tata kelola keuangan daerah, peningkatan pendapatan daerah, hingga sinkronisasi program pembangunan antara Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat.
Menurut Fadhlullah, koordinasi yang intensif diperlukan agar program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah tantangan pembangunan daerah.
“Kami berharap hubungan koordinasi yang baik ini dapat terus diperkuat sehingga Aceh memperoleh dukungan maksimal dalam menjalankan agenda pembangunan daerah,” ujarnya.
Pada sore harinya, sekitar pukul 15.00 WIB, Fadhlullah bersama Bupati Nagan Raya dan Ketua DPRK Nagan Raya menghadiri rapat bersama Satgas PRR di Posko Nasional PRR Jakarta.
Rapat itu turut dihadiri Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum Brigjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono beserta jajaran.
Dalam rapat tersebut dibahas percepatan pemulihan dan rehabilitasi di Aceh, termasuk di Kabupaten Nagan Raya. Selain itu, dibahas pula dukungan lintas kementerian dan lembaga untuk percepatan penanganan infrastruktur, pemulihan sosial ekonomi masyarakat, serta dampak pascabencana lainnya.
Fadhlullah menegaskan Pemerintah Aceh serius mengawal proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal.
“Pemerintah Aceh berkomitmen mengawal proses pemulihan dan rehabilitasi agar berjalan cepat, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kami juga mengapresiasi perhatian serta dukungan pemerintah pusat melalui Satgas PRR,” ujarnya.
Ia menambahkan sinergi antara Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota, dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
“Kami berharap seluruh langkah yang sedang disiapkan dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan baik dan roda perekonomian daerah dapat pulih lebih cepat,” tutupnya. []





