
Banda Aceh – Pertemuan Nasional Forum Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (IKA PTKIN) Indonesia menetapkan Idrus Marham sebagai Ketua Umum periode 2026–2030.
Keputusan itu diambil dalam forum yang berlangsung pada 23-25 April 2026 dan dihadiri perwakilan alumni PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia.
Sidang berlangsung dinamis dan cukup alot. Forum akhirnya menyepakati mekanisme 10 formatur yang mewakili 59 organisasi alumni PTKIN untuk menyusun kepengurusan secara komprehensif.
Proses sidang dipimpin Ketua Forum Rektor PTKIN yang juga Rektor UIN Mataram, Masnun Tahir.
Idrus Marham dikenal sebagai tokoh nasional dengan pengalaman panjang di bidang politik dan pemerintahan. Ia pernah menjabat Menteri Sosial pada 2018 serta anggota DPR RI selama tiga periode.
Saat ini, ia juga mengemban amanah sebagai Ketua Ikatan Alumni UIN Alauddin Makassar.
Dalam menjalankan kepemimpinannya, Idrus akan didampingi sejumlah figur dari kalangan akademisi dan praktisi. Dr Ismail Cawidu dipercaya sebagai Ketua Harian, sementara posisi Sekretaris Umum diemban Prof Dr Phil. Sahiron MA. Adapun Bendahara Umum dijabat Drs H Cucu Sutara MM.
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman MAg, yang juga menjabat Ketua Harian Korps Alumni UIN Ar-Raniry, menilai kepengurusan baru ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi alumni PTKIN secara nasional.
“IKA PTKIN harus menjadi kekuatan strategis, bukan sekadar jejaring silaturahmi, tetapi juga motor penggerak kontribusi alumni dalam pembangunan umat dan bangsa,” ujar Mujiburrahman, Sabtu (25/4).
Ia menekankan bahwa alumni PTKIN memiliki modal sosial dan intelektual yang besar. Karena itu, menurut dia, penguatan peran alumni perlu diarahkan pada bidang pendidikan, ekonomi, dan kebijakan publik.
“Kolaborasi antaralumni lintas kampus harus diperluas agar kontribusinya tidak parsial, melainkan berdampak luas,” katanya.
Pertemuan nasional ini turut dihadiri perwakilan alumni dari berbagai PTKIN di Indonesia yang memberikan masukan dalam proses penyusunan kepengurusan.
Dengan kepengurusan baru tersebut, IKA PTKIN diharapkan mampu memainkan peran lebih luas, tidak hanya dalam penguatan jejaring alumni, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan sosial ke depan. []



