News

Lima Group dan PT LLI Carter Satu Pesawat Antar Bantuan Korban Bencana Alam di Aceh

Banda Aceh – Manajemen Lima Group dan PT Lima Logam Indonesia (LLI) menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 16 ton untuk korban banjir dan tanah longsor di Aceh.

Bantuan itu dikirim khusus menggunakan pesawat charter Boeing 737 300F Flight JDE 511 PK-ECA JDE 512. Kini bantuan tersebut telah tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, Rabu (3/12) pagi.

Pendiri Lima Group dan PT Lima Logam Indonesia, Rusli Lohisto, menyebut, bantuan dari Lima Group ini terdiri dari 1.000 karung beras, 1.000 dus mie instan, 1.920 minyak goreng, 20 tenda, 20 genset 5kVA, ratusan lampu, 1.800 gula, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

“Manajemen juga mengirim 20 unit perangkat internet Starlink untuk melancarkan komunikasi masyarakat Aceh dengan dunia luar,” kata Rusli Lohisto.

Rusli berharap bantuan tersebut dapat meringakankan beban masyarakat Aceh khususnya yang berada di kawasan terdampak musibah banjir dan tanah longsor.

“Kami memahami berapa beratnya musibah banjir bagi warga Aceh. Mudah-mudahan bantuan dari kami ini dapat membuat saudara kami di Aceh menjadi sedikit terbantu,” ujarnya.

Ia juga menyatakan turut prihatin dan berbelang sungkawa untuk keluarga korban meninggal karena musih banjir di Aceh. Ia menegaskan, perusahaan akan terus berkomitmen untuk mendukung pemerintah Aceh dalam pemulihan pasca bencana.

Bantuan dari Lima Group dan PT Lima Logam Indonesia telah diterima oleh Pemerintah Aceh. Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bantuan dari manajemen Lima Group dan Lima Logam Indonesa.

“Terima kasih banyak, tidak ada kata-kata yang bisa saya ucapkan,” katanya.

Bantuan dari Lima Group dan PT Lima Logam Indonesia ini akan langsung didistribusikan menggunakan helikopter TNI AU ke daerah-daerah yang terdampak banjir, terutama wilayah yang masih terisolir, seperti Aceh Tengah, Aceh Timur, Aceh Tenggara, dan lainnya.

Untul diketahui, hingga Rabu (3/12/2025) pukul 14.00 WIB, Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan terdapat 277 orang ditemukan meninggal dunia dan 193 lainnya masih dinyatakan hilang.

“Laporan pantauan data Penanggulangan Bencana Alam Hidrometeorologi di Posko Terpadu Pemerintah Aceh hingga Rabu (3/12/2025) pukul 14.00 WIB, korban meninggal dunia mencapai 277 orang dan hilang 193 orang,” kata Juru Bicara Posko, Murthalamuddin.

Murthalamuddin juga menyampaikan, bencana yang dipicu oleh curah hujan ekstrem tersebut telah berdampak luas pada 18 kabupaten/kota di tanah rencong, mencakup 229 kecamatan dan 3.310 gampong.

Hingga kini, tim gabungan masih melakukan evakuasi, distribusi bantuan, serta pencarian korban hilang di lapangan. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button