NewsOlahraga

PSAP dan Alfarlaky Lolos Nasional, PSSI Aceh Minta Juara 3 Ikut Diberi Tiket

Banda Aceh – PSSI Aceh memperjuangkan agar tim peringkat ketiga Liga 4 regional Aceh musim 2025/2026 bisa ikut lolos ke putaran nasional. Saat ini, baru juara dan runner-up yang dipastikan mendapat tiket.

Ketua Umum PSSI Aceh, Nazir Adam, mengatakan PSAP Sigli dan Alfarlaky FC sudah dipastikan melaju ke putaran nasional usai tampil sebagai juara dan runner-up.

“Namun yang masih menjadi tanda tanya, apakah juara tiga juga akan lolos seperti kuota musim 2024/2025 kemarin,” kata Nazir dalam keterangannya, Jumat (13/4).

Tim yang dimaksud adalah PSGL Gayo Lues yang finis di posisi ketiga. Nazir berharap PSSI pusat bisa mempertimbangkan tambahan kuota tersebut.

Menurutnya, PSGL menunjukkan perjuangan luar biasa di tengah kondisi daerah yang baru dilanda bencana banjir dan longsor.

Wilayah Gayo Lues yang menjadi homebase tim sempat terdampak cukup parah, bahkan hampir membuat tim batal tampil di fase 8 besar. Namun, manajemen dan pemain tetap berangkat ke Sigli melalui jalur darat dengan medan yang berat.

Mereka harus melewati rute Gayo Lues-Takengon-Bener Meriah-Bireuen dengan kondisi jalan dan jembatan yang masih banyak mengalami kerusakan.

“Ini bentuk tekad dan semangat luar biasa untuk tetap berkompetisi dan menghidupkan kembali sepak bola Gayo Lues ke kancah nasional,” ujarnya.

Nazir menambahkan, PSGL layak dipertimbangkan karena tampil konsisten sepanjang kompetisi.

Sementara itu, dua wakil Aceh yang sudah lolos ke putaran nasional, yakni PSAP Sigli dan Alfarlaky FC, menegaskan target mereka tidak hanya sekadar tampil.

Pemilik PSAP, M Yusri Syamaun alias Amat Tong Geumpang, dan owner Alfarlaky FC, Iskandar Usman Alfarlaky, kompak menargetkan promosi ke Liga 3.

“Kesempatan tidak datang dua kali. Perjuangan ke depan lebih berat, tapi kami sudah bertekad untuk melangkah lebih jauh dan promosi ke Liga 3,” ujar Amat Tong. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button