
Aceh Besar – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dalam rangka membahas kesiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan buka puasa bersama.
Rakor berlangsung di Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar, Kamis (12/3), mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.
Sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda Aceh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wali Nanggroe Aceh, Kapolda Aceh, Pamen Ahli Bidang OMSP Sahli Pangdam Iskandar Muda, Asintel Kajati Aceh, Sekretaris Binda Aceh, Majelis Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh, Kepala Dinas Sosial Aceh, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, serta Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi dalam memastikan kesiapan daerah menghadapi perayaan Idulfitri.
Menurutnya, berbagai aspek menjadi pembahasan penting, mulai dari kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadhan dan menjelang Lebaran.
“Dalam rapat tersebut juga disampaikan arahan terkait pentingnya kesiapsiagaan seluruh instansi dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, peningkatan mobilitas masyarakat, serta kesiapan pengamanan menjelang dan selama Hari Raya Idul Fitri,” ujar Joko.
Selain itu, rapat turut membahas kesiapan lintas sektor terkait ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok, hingga penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri.
Dalam pertemuan itu juga dibahas rencana rekayasa lalu lintas di ruas jalan nasional wilayah Kutablang–Bireuen. Rekayasa tersebut berupa pengalihan kendaraan roda empat dan roda enam dari arah Medan menuju Banda Aceh melalui jalur alternatif.
Kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas serta keawetan Jembatan Krueng Tingkeum yang berada di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.
Joko menegaskan, sinergi seluruh unsur pemerintah dan pemangku kepentingan diharapkan mampu memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, serta kondusif di wilayah Aceh. []





