IslamiNews

355 Peserta Ikuti Daurah Ramadhan di Masjid Oman, Target Hafal 2 Juz

Banda Aceh – Gema Al-Qur’an mulai menghiasi ruang utama Masjid Oman Al-Makmur, Gampong Bandar Baru, Banda Aceh. Pada Jumat (20/2), kegiatan Daurah Al-Qur’an Ramadhan 1447 H resmi dibuka dalam seremoni yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme.

Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah.

Kegiatan yang dipandu Ustaz Muhammad Aulia diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Muhammad Zikran, menciptakan suasana tenang di tengah ratusan jamaah dan peserta yang hadir.

Dalam laporan kepanitiaan, Ketua Panitia Habibie Arzt Forensa menyampaikan bahwa Daurah Ramadhan tahun ini diikuti 355 peserta dan berlangsung hingga 12 Maret 2026.

Peserta terbagi dalam dua sesi. Sesi pagi (08.00-Zuhur) dikelola AMMAR dengan 265 peserta, terdiri dari program Ziyadah, Murajaah, dan Tahsin. Sementara sesi siang (13.30-Asar) dikelola TPA Unggulan Al-Hilal dengan 90 peserta.

Menurut panitia, program ini tidak hanya mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif, tetapi juga bertujuan mendekatkan anak-anak dan remaja ke masjid.

“Kita berharap para peserta bisa sungguh-sungguh mengikuti program ini sehingga tercapai target hafalan minimal 2 juz selama daurah berlangsung,” ujarnya.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua serta dukungan dari Pemerintah Gampong Bandar Baru dan Badan Kemakmuran Masjid (BKM).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah memercayakan putra-putrinya untuk menghafal Al-Qur’an di sini, serta kepada Pemerintah Gampong Bandar Baru dan BKM Masjid Oman Al-Makmur yang telah memberikan fasilitas penuh demi terselenggaranya kegiatan ini,” tambahnya.

Keuchik Gampong Bandar Baru sekaligus Pembina BKM Masjid Oman, Yuliansyah Yunus, menyebut kegiatan ini merupakan daurah ke-8 yang digelar pihaknya.

“Ini adalah daurah ke 8 yang kita laksanakan dan kali ini ada program spesial yaitu program lansia diperuntukkan bagi orang tua berusia 45- 60 tahun keatas, dengan materi perbaiki bacaan Al-Qur’an, praktek ibadah, fikih dan ilmu mawaris,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan positif seperti Daurah Ramadhan untuk menjaga identitas Banda Aceh sebagai pusat peradaban Islam di Serambi Mekkah.

Ia juga membuka peluang dukungan anggaran dari Pemerintah Kota. “Semoga tahun depan bisa kita masukkan ke anggaran Kota Banda Aceh untuk sedikit meringankan beban orang tua dan panitia,” kata Afdhal.

“Saya juga sudah diskusi dengan Kadis Pendidikan Dayah untuk tahun depan agar dipusatkan progam menghafal Al-Qur’an Se-Kota Banda Aceh di Masjid Oman, karena ingin menjadi contoh bagi masjid-masjid yang lainnya,” tambahnya.

Sebagai simbol dimulainya program, dilakukan penyerahan Buku Mutaba’ah kepada perwakilan peserta, Muyassir dan Ahda Sabila. Buku tersebut akan menjadi kontrol harian untuk mencatat progres hafalan dan bacaan peserta selama Ramadhan. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button