News

Besok, 393 JCH Aceh Kloter Pertama Masuk Asrama Haji

Banda Aceh – Sebanyak 393 jemaah calon haji (JCH) asal Kota Banda Aceh yang tergabung dalam kloter pertama akan memasuki Asrama Haji Embarkasi Aceh pada Sabtu (17/5/2025), sekitar pukul 08.00 WIB.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari, menyampaikan bahwa rombongan ini akan dilepas secara resmi oleh Gubernur Aceh dalam upacara pelepasan yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB di asrama haji.

“Kloter pertama jemaah haji Aceh berjumlah 393 orang, termasuk petugas. InsyaAllah akan dilepas oleh Bapak Gubernur atau Wakil Gubernur pada jam 2 siang besok,” ujar Azhari dalam konferensi pers di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Jumat (16/5/2025).

Setelah prosesi pelepasan, para jemaah akan menjalani pemeriksaan administrasi serta mengikuti bimbingan ibadah haji sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum keberangkatan.

Kloter pertama ini terdiri dari 166 jemaah laki-laki dan 227 jemaah perempuan. Seluruhnya merupakan warga Kota Banda Aceh.

Azhari menambahkan, rombongan akan diberangkatkan menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) pada Minggu (18/5/2025) pukul 04.00 WIB. Mereka dijadwalkan terbang ke Arab Saudi menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada pukul 07.25 WIB.

“Perjalanan dari Asrama Haji menuju bandara membutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan pengawalan pihak kepolisian, kita doakan semua lancar,” katanya.

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Cabang Aceh, Nano Setiawan mengatakan bahwa pihaknya siap memberangkatan jemaah haji daerah ini menuju tanah suci.

“Kami sudah siap memberangkatkan jemaah, besok pukul 21.15 WIB pesawat akan tiba di Bandara SIM. Sementara kru yang bertugas sudah mendarat hari ini, kita juga sudah siapkan peralatan pendukung,” ungkap Nano.

Kata Nano, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya keterlambatan penerbangan, Garuda Indonesia telah menjalin kerja sama dengan sejumlah hotel di Banda Aceh.

Kebijakan ini, tambah Nano, diambil mengingat keterbatasan jumlah kamar di Asrama Haji Embarkasi Aceh yang tidak mampu menampung dua kloter sekaligus, jika terjadi penundaan keberangkatan.

“Tetapi kita doakan tidak terjadi delay, namun apabila memang terjadi, Garuda Indonesia siap bertanggung jawab,” pungkasnya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button