
Banda Aceh – Persiraja Banda Aceh menutup laga terakhir sebelum jeda kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 dengan kemenangan. Bermain di Stadion H Dimurthala (SHD), Banda Aceh, Senin (24/11) malam, Laskar Rencong mencukur Sriwijaya FC dengan skor 5-0.
Lima gol Persiraja masing-masing diciptakan oleh Fitra Ridwan, Muhammad Revan, Ariel Karung, Connor Flynn Gillespie dan Muammar Khadafi.
Pelatih Persiraja, Akhyar Ilyas bersyukur atas tiga poin tersebut. Ia meminta Mifathul Hamdi dan kawan-kawan tidak boleh cepat merasa puas.
“Ini kemenangan penting buat tim, kemenangan sebelum libur, terus penting juga untuk menjaga persaingan di papan atas, kita berharap pemain jangan cepat puas, perjalanan masih panjang,” kata Akhyar, usai pertandingan.
Meski demikian, Akhyar menilai bahwa timnya sempat tampil di bawah performa pada babak pertama. Menurutnya, pemain tampak sedikit terbebani dan lamban dalam membangun tempo permainan.
“Babak pertama memang sedikit sulit. Mungkin pemain merasakan beban. Dari awal saya sudah tekankan bahwa pertandingan seperti ini tidak akan mudah, meskipun lawan sedang berada di papan bawah. Kami sudah menganalisis kekuatan mereka, dan mereka terbukti mampu menyulitkan tim-tim lain,” jelasnya.
Akhyar melihat tempo permainan yang tidak sesuai harapan menjadi salah satu penyebab Persiraja kesulitan menembus pertahanan lawan di awal pertandingan.
“Temponya sedikit rendah, itu yang membuat kita agak lambat di babak pertama. Tapi secara hasil, kita tetap bersyukur,” tambahnya.
Menatap lanjutan kompetisi setelah jeda satu bulan, Akhyar berharap timnya bisa menunjukkan progres lebih baik.
“Kita berharap ada progres yang bagus untuk menghadapi pertandingan-pertandingan ke depan setelah libur ini. Perjalanan masih panjang, jadi pemain jangan cepat puas,” tegas Akhyar.
Kemenangan tersebut tidak mengubah posisi Persiraja di klasemen. Mengumpulkan 18 poin dari 12 laga yang dilakoni, Lantak Laju tetap di posisi 5 klasemen sementara Grup 1. []





