NewsPolitik

Demokrat Aceh Terus Pompa Mesin Partai Jelang Pemilu 2029

Banda Aceh – Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim Saleh optimis partai berlambang bintang mercy itu akan kembali berjaya pada Pemilu 2024. Ia menegaskan konsolidasi internal terus digeber untuk memulihkan kejayaan Demokrat di Aceh.

“Setelah kegiatan ini, kita akan gelar rakercab di masing-masing kabupaten, ada pendidikan politik. Ini terus kita pompa mesin partai ini, sehingga Demokrat mampu bersaing lagi, insyaAllah kita kembali berjaya di Aceh,” kata Muslim.

Hal tersebut disampaikan Musim kepada waratwan di sela-sela Rapimda DPD Partai Demokrat Aceh yang berlangsung di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Sabtu (15/11) sore.

Muslim menyebut Rapimda tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali seluruh kekuatan Demokrat di 23 kabupaten/kota.

“Perintah partai, rapimda wajib dilaksanakan, memompa spirit Demokrat dalam rangka konsilidasi partai. Rapimda salah satu target kita mengumpulkan semua teman-teman 23 kabupaten/kota dengan satu tujuan, yaitu buat kejayaan demokrat,” kata Muslim.

Demokrat Aceh, kata dia, juga telah mengukuhkan posisi mereka dalam koalisi pemerintahan Prabowo Subianto dan berkomitmen untuk mengawal kebijakan nasional.

“Kita sudah gabung koalisi Prabowo, maka kita akan mengawal seluruh kebijakan Pak Presiden, insyaAllah demokrat mudah-mudahan bisa menjadi partai terbaik lagi 2029,” ujar Muslim yang didampingi Ketua DPC Demokrat Banda Aceh, Isnaini Husda.

Muslim menyebut Rapimda tahun ini sekaligus menjadi titik awal rekrutmen bakal calon legislatif untuk DPR RI, DPRA, dan DPRK. Ia menyoroti kondisi Banda Aceh yang masih mempertahankan lima kursi, meski pimpinan partai kehilangan suara dalam kontestasi terakhir.

“Biarpun hari ini masih tetap kita bertahan dengan lima kursi, cuma pimpinan kita kalah suara sedikit ya. Beliau (Isnaini Husda) juga maju wakil wali kota, tetapi tetap spiritnya sama,” katanya.

Dalam forum tersebut, Demokrat Aceh juga melakukan peninjauan ulang struktur organisasi mulai dari DPC, DPAC hingga ranting. Penguatan infrastruktur partai, menurut Muslim, menjadi fokus utama agar konsolidasi berjalan efektif.

“Kita harapkan semua punya kantor permanen. Kalau DPD sudah permanen kantornya, kita harapkan di daerah juga punya lahan untuk membangun kantor permanen. Karena berbicara partai apa pun, kalau infrastruktur kita tidak kuat kan berat,” pungkasnya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button