
Banda Aceh – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengizinkan asosiasi PSSI di tingkat kabupaten dan kota untuk menyelenggarakan Liga 4 mulai tahun 2025. Kompetisi ini dapat dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), termasuk APBK untuk kota/kabupaten serta APBA untuk tingkat provinsi.
Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025) menjelaskan bahwa pelaksanaan Liga 4 akan dilakukan secara berjenjang.
“PSSI kota dan kabupaten sudah bisa menjalin kerja sama langsung dengan pemerintah daerah untuk menggelar kompetisi yang memperebutkan Piala Bupati atau Piala Wali Kota,” kata Nazir.
Selain mengandalkan dana pemerintah daerah, PSSI kabupaten/kota juga diperbolehkan menggandeng sponsor dari sektor swasta, bank daerah maupun nasional, BUMN, dan lembaga pendidikan sebagai sponsor utama kompetisi.
PSSI menetapkan bahwa hanya klub anggota aktif PSSI kabupaten/kota yang boleh ikut serta dalam Liga 4. Semakin banyak jumlah tim dan pertandingan yang digelar, semakin besar pula kuota tim yang bisa lolos ke Liga 4 tingkat provinsi yang akan digelar pada November 2025.
“Di tingkat provinsi nanti, mereka akan berkompetisi dengan klub-klub Liga 4 anggota PSSI Provinsi Aceh,” ujar Nazir.
PSSI Pusat sebelumnya telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 4397/PGD/568/VIII-2025, tertanggal 22 Agustus 2025, yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi. Dalam surat itu disebutkan bahwa Liga 4 merupakan bagian dari struktur resmi sepak bola nasional dan akan dilaksanakan mulai dari tingkat kota/kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Kompetisi ini juga menjadi wadah pembinaan serta ajang unjuk kemampuan bagi klub-klub dari seluruh pelosok daerah,” ujar Yunus.
Klub-klub terbaik dari setiap tingkat akan melaju ke level berikutnya. Untuk tingkat provinsi, kompetisi akan memperebutkan Piala Gubernur, hasil kerja sama antara Asprov PSSI dengan pemerintah provinsi.
PSSI juga berencana menggelar Workshop Teknis (WT) dalam waktu dekat untuk mematangkan regulasi dan pelaksanaan Liga 4 sebagai role model kompetisi lokal baru mulai 2025.
Dengan sistem kompetisi yang berjenjang, PSSI berharap Liga 4 bisa menjadi fondasi pembinaan sepak bola nasional sekaligus memperluas peluang bagi klub-klub lokal tampil di level nasional. []





