NewsSosok

Jejak Karier Brigjen Mahesa Fitriadi, Putra Aceh yang Kini Jabat Pangdam IM

Aceh Besar – Brigjen TNI Mahesa Fitriadi kini dipercaya menjabat Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM). Perwira tinggi TNI Angkatan Darat itu merupakan putra asli Kota Bakti, Kabupaten Pidie, Aceh, yang kini kembali mengabdi di tanah kelahirannya.

Kedatangan Mahesa Fitriadi bersama istrinya, Ny. Gading Mahesa Fitriadi, disambut Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah atau Dek Fadh bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Minggu (18/10).

Penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Setibanya di ruang VIP bandara, Mahesa disambut dengan penyematan shal khas Aceh dan pemakaian kupiah meukeutop sebagai bentuk penghormatan terhadap adat dan budaya daerah.

Kepulangan Mahesa untuk mengemban tugas sebagai Pangdam IM menjadi momentum tersendiri bagi Aceh. Kehadirannya diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga meningkatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan, Pemerintah Aceh menyambut baik kehadiran Mahesa sebagai pemimpin baru Kodam Iskandar Muda. Ia berharap kerja sama lintas sektor yang selama ini terjalin dapat semakin diperkuat.

“Pemerintah Aceh menyambut baik kehadiran Brigjen TNI Mahesa Fitriadi sebagai Pangdam Iskandar Muda. Kami berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat semakin diperkuat, terutama dalam menjaga keamanan dan kedamaian Aceh, mendukung percepatan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh,” ujar Dek Fadh.

Lulusan Akmil 1995

Mahesa Fitriadi merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1995. Ia lahir di Kota Bakti, Kabupaten Pidie, pada 28 Oktober 1973.

Selain menempuh pendidikan militer, Mahesa juga memiliki latar belakang pendidikan akademik. Ia mengikuti pendidikan staf dan komando di Tiongkok pada 2012 serta pendidikan Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) pada 2019. Ia juga menempuh pendidikan sarjana Administrasi Publik dan magister Manajemen.

Mahesa resmi menjabat Pangdam Iskandar Muda setelah mengikuti upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di Aula A.H. Nasution, Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Dalam pergantian jabatan tersebut, Mahesa menggantikan Mayjen TNI Joko Hadi Susilo yang mendapat penugasan baru sebagai Perwira Tinggi Sahli Tingkat III Manajemen Bidang Sistem Pertahanan Negara Kasad.

Pemerintah Aceh berharap kepemimpinan Mahesa dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi Aceh tetap aman dan damai sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan secara berkelanjutan.

Penyambutan Pangdam IM turut dihadiri Ketua Staf Ahli TP-PKK Aceh Ny. Mukarramah, perwakilan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Penjabat Sekretaris Daerah Aceh Taufik, S.T., M.Si., Ketua Komisi VII DPRA H. Ilmiza Sa’aduddin Djamal, M.BA, Bupati Aceh Besar, para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta para perwira dan pejabat utama Kodam Iskandar Muda.

Catatan penyuntingan: Angle profil lebih ditonjolkan melalui asal-usul Mahesa dari Pidie, pendidikan, dan penunjukannya sebagai Pangdam IM. Sebelum berita diterbitkan, sebaiknya verifikasi kembali penulisan nama dan jabatan seluruh pejabat, khususnya gelar serta nomenklatur jabatan militer, agar sesuai dengan keterangan resmi. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button