NewsOlahraga

PSSI Hentikan Tahapan Kongres PSSI Aceh Usai Gelombang Protes

Banda Aceh – PSSI Pusat memutuskan menghentikan seluruh tahapan Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Aceh. Keputusan tersebut diambil menyusul gelombang protes dari sejumlah tokoh sepakbola Aceh terhadap proses pelaksanaan kongres.

Keputusan itu tertuang dalam Surat PSSI Nomor 5656/PGD/582/IX-2026 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi pada Senin (28/9/2026). Dalam surat tersebut, PSSI meminta seluruh tahapan Kongres Biasa Pemilihan Ketua PSSI Provinsi Aceh dihentikan.

Penghentian tahapan kongres disebut merupakan hasil komunikasi dan negosiasi yang dilakukan sejumlah pihak dengan PSSI. Anggota Komisi III DPR RI Nazaruddin Dek Gam disebut ikut memfasilitasi penyampaian aspirasi Tim Penyelamat Sepakbola Aceh kepada PSSI. Pertemuan itu turut difasilitasi Sekretaris Umum Persiraja Banda Aceh Rahmat Djailani.

Ketua KONI Aceh Saiful Bahri menyambut baik keputusan PSSI menghentikan tahapan kongres. Menurutnya, langkah tersebut menjadi momentum untuk membenahi tata kelola organisasi PSSI Aceh.

“Pembatalan semua tahapan kongres ini menjadi bagian yang sangat penting untuk perbaikan serta menata kembali organisasi PSSI. Kita ingin Kongres Biasa Pemilihan Ketua nantinya berjalan sesuai dengan statuta dan peraturan organisasi itu sendiri,” kata Saiful Bahri yang akrab disapa Pon Yahya dalam keterangannya, Senin (28/9).

Tim Penyelamat Sepakbola Aceh juga mengapresiasi keputusan PSSI yang menghentikan proses kongres. Mereka berharap tahapan kongres diulang sekaligus menjadi evaluasi menyeluruh terhadap kepengurusan PSSI Aceh.

“Kami ingin agar proses ulang kongres ini dapat menjadi evaluasi menyeluruh terhadap kinerja PSSI Aceh. Bukan cuma memilih ketua baru, tapi menjadi langkah baru dalam memajukan sepakbola Aceh,” ujar legenda sepakbola Aceh H. Nasir Gurumud bersama Ketua Harian Persip Pase Aceh Utara, Syech Mulyadi.

Sementara itu, Presiden Klub Persip Pase Ade Zulfhadli berharap PSSI menunjuk pelaksana tugas (Plt) Ketua PSSI Aceh untuk melanjutkan tahapan kongres sesuai Statuta PSSI.

Ade mengusulkan nama Nazaruddin Dek Gam sebagai sosok yang dinilai memiliki pengalaman di dunia sepakbola Aceh.

“Kita butuh sosok yang mampu memahami kondisi sepakbola Aceh saat ini. Terlalu banyak kelemahan yang menghambat prestasi dan pembinaan di berbagai bidang. Saya rasa Nazaruddin Dek Gam sangat layak ditunjuk sebagai Plt Ketua PSSI Aceh untuk melanjutkan tahapan kongres yang tertunda. Sosok Dek Gam sudah sangat berpengalaman di sepakbola, Presiden Klub Persiraja, sekaligus legislator DPR RI Komisi III,” ujar Ade. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button