
Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh menjalin koordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) sarana prasarana madrasah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.
Pembahasan tersebut mengemuka dalam audiensi Kepala Kanwil Kemenag Aceh Azhari bersama Kepala Dinas Perkim Aceh Taufik di Kantor Dinas Perkim Aceh, Jalan Pemancar, Lamteumen, Banda Aceh, Jumat (24/7).
Dalam pertemuan itu, Azhari didampingi Pelaksana Tugas Kabag Tata Usaha sekaligus Kabid Pendidikan Agama Islam Aida Rina Elisiva, Kabid Pendidikan Madrasah Khairul Azhar, Ketua Tim Sarana dan Prasarana Safrizal, serta jajaran Bidang Pendidikan Madrasah.
Azhari mengatakan audiensi ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian koordinasi yang telah dilakukan Kanwil Kemenag Aceh dengan Dinas Perkim, termasuk silaturahmi jajaran Bidang Pendidikan Madrasah pada 8 Juli 2026.
Menurutnya, salah satu fokus pembahasan adalah penjajakan rekomendasi teknis bantuan sarana dan prasarana bagi madrasah, khususnya yang mengalami kerusakan akibat banjir dan bencana alam di sejumlah wilayah Aceh.
“Kami mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin dengan Dinas Perkim Aceh. Sinergi ini penting agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi sarana pendidikan madrasah pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” kata Azhari.
Ia menambahkan, Kanwil Kemenag Aceh juga terus berpartisipasi dalam berbagai rapat koordinasi dan pembahasan bersama Pemerintah Aceh terkait percepatan rehab-rekon pascabencana.
Sebelumnya, pada 23 Juli 2026, Kanwil Kemenag Aceh melalui Kabid Pendidikan Madrasah turut mengikuti rapat dan sesi berbagi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Ruang Rapat Potensi Daerah (Potda) Lantai III Setda Aceh.
Pertemuan tersebut membahas Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Hidrometeorologi, di mana Aceh menjadi salah satu daerah yang masuk dalam kawasan prioritas penerima dukungan anggaran.
Kepala Dinas Perkim Aceh Taufik menyambut baik koordinasi yang dilakukan Kanwil Kemenag Aceh dan menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung percepatan pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.
“Perkim Aceh siap bersinergi dengan Kanwil Kementerian Agama dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sarana prasarana madrasah. Kami akan mengawal proses rekomendasi teknis sesuai kewenangan agar penanganan pascabencana bisa segera direalisasikan,” kata Taufik.
Taufik menilai koordinasi lintas instansi menjadi langkah penting agar kebutuhan rehabilitasi madrasah dapat dipetakan dengan baik dan pelaksanaannya sesuai prioritas di lapangan.
“Harapannya, kolaborasi ini mampu mempercepat pemulihan layanan pendidikan di madrasah, terutama di wilayah yang terdampak banjir dan bencana hidrometeorologi,” ujarnya. [ADV]





