
Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima kunjungan Tokoh Ulama Aceh Tgk. H. Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu bersama sejumlah tokoh ulama Aceh di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Nazaruddin Dek Gam, serta Pimpinan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Endipat Wijaya.
Dasco mengatakan pertemuan itu menjadi ruang untuk mendengarkan langsung berbagai aspirasi dari para ulama terkait persoalan yang dihadapi Aceh.
“Aceh punya sejarah panjang perjuangan, dan mendengarkan langsung para ulamanya adalah bentuk penghormatan pada sejarah itu,” kata Dasco melalui akun Instagram resminya, @sufmi_dasco, Kamis (3/9).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan strategis Aceh dibahas bersama. Mulai dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), persoalan pertanahan, hingga berbagai isu pembangunan yang dinilai membutuhkan perhatian dan dukungan kebijakan di tingkat nasional.
Menurut Dasco, berbagai aspirasi yang disampaikan para ulama menjadi masukan penting bagi DPR RI dalam menjalankan fungsi dan kewenangannya.
“Banyak persoalan Aceh yang kami bahas bersama, mulai dari Pendapatan Asli Daerah, persoalan pertanahan, hingga berbagai isu pembangunan yang membutuhkan perhatian dan dukungan kebijakan di tingkat nasional,” ujarnya.
Dasco menegaskan DPR RI akan mengoordinasikan berbagai aspirasi tersebut sesuai dengan kewenangan yang dimiliki lembaga legislatif.
“Aspirasi ini menjadi masukan penting bagi kami di DPR RI, dan akan kami koordinasikan sesuai kewenangan yang ada,” pungkasnya. []





