
Banda Aceh – Peringatan Hari Damai ke-21 Aceh di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8), berlangsung mencekam dan berujung kericuhan.
Kericuhan terjadi setelah massa sempat menaikkan bendera Bulan Bintang di lokasi acara. Peringatan yang awalnya diisi dengan zikir dan doa bersama kemudian memanas setelah terjadi aksi pelemparan batu.
Aparat keamanan merespons dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. Situasi semakin mencekam ketika kericuhan meluas ke sekitar lokasi acara.
Sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi dilaporkan menjadi sasaran massa dan mengalami perusakan.
Aparat kemudian berupaya mengendalikan situasi dan membubarkan massa yang terlibat dalam kericuhan. Suasana yang semula berlangsung khidmat dalam rangka memperingati 21 tahun perdamaian Aceh pun berubah menjadi tegang dan mencekam. []



