
Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah resmi menjalin kerja sama strategis dengan PosSaku Mitra Usaha untuk memperkuat digitalisasi UMKM di Aceh melalui integrasi layanan keuangan dan teknologi Point of Sale (POS).
Kolaborasi tersebut memungkinkan merchant Bank Aceh menggunakan aplikasi POS dari PosSaku yang terintegrasi langsung dengan sistem pembayaran QRIS Bank Aceh.
Melalui integrasi itu, pelaku usaha tak hanya dapat menerima pembayaran digital dengan lebih mudah, tetapi juga mengelola transaksi, inventaris, hingga laporan usaha dalam satu platform.
Kerja sama ini turut mencakup program pemasaran bersama (cross marketing), edukasi merchant, hingga skema harga khusus bagi pelaku usaha yang tergabung dalam ekosistem Bank Aceh. Selain itu, proses onboarding merchant juga diklaim lebih cepat dengan target verifikasi dan aktivasi layanan maksimal tiga hari kerja.
Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh Syariah, Hendra Supardi, mengatakan kolaborasi tersebut dihadirkan agar pelaku UMKM di Aceh dapat lebih cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
“UMKM hari ini tidak cukup hanya ‘jalan’, tapi harus bisa ‘lari’ mengikuti perkembangan zaman. Kolaborasi ini kami hadirkan supaya pelaku usaha di Aceh bisa langsung adaptif dengan sistem digital tanpa harus ribet mulai dari nol,” ujar Hendra, Rabu (20/5).
Sementara itu, Direktur Pengembangan Produk dan Ekosistem PosSaku, Muharrir Hasbi, menyebut integrasi sistem pembayaran dan pencatatan usaha dapat membantu pelaku UMKM lebih fokus mengembangkan bisnis.
“Kami percaya, ketika sistem pembayaran dan pencatatan usaha sudah terintegrasi, pelaku UMKM bisa lebih fokus ke hal yang paling penting: mengembangkan bisnis mereka. Sisanya, biar sistem yang bantu kerja,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak menargetkan terciptanya ekosistem UMKM yang lebih tertib administrasi, transparan, dan berbasis data. Integrasi QRIS juga diharapkan dapat mendorong peningkatan inklusi keuangan di Aceh.
Ke depan, Bank Aceh dan PosSaku membuka peluang pengembangan kerja sama yang lebih luas, termasuk inovasi layanan dan program pendampingan berkelanjutan bagi UMKM di Aceh. []





