NewsOlahraga

Persip Pase Ancam Boikot Kongres PSSI Aceh, Minta PSSI Pusat Turun Tangan

Aceh Utara – Persip Pase menyatakan menolak pelaksanaan Kongres Asprov PSSI Aceh yang dijadwalkan digelar pada 3 Oktober mendatang. Klub legendaris Aceh itu meminta PSSI Pusat turun tangan sebelum kongres dilaksanakan.

Presiden Klub Persip Pase, Ade Zulfadhli, menilai kepemimpinan Ketua Asprov PSSI Aceh Nazir Adam yang telah menjabat selama dua periode telah menimbulkan sejumlah persoalan dalam organisasi. Menurutnya, kondisi tersebut turut membuat perkembangan sepakbola Aceh jalan di tempat.

“Bagaimana mau kongres? Ketua sekarang sudah dua periode dan banyak penyimpangan. Kami minta PSSI Pusat turun tangan. Jika tidak ada rekomendasi untuk pelaksanaan kongres, kami Persip Pase menolak kongres. Itu kongres cacat hukum,” kata Ade dalam keterangannya, Senin (21/9).

Ade menyebut ada sejumlah poin yang menjadi dasar penolakan Persip Pase terhadap pelaksanaan kongres. Pertama, masa jabatan Ketua Asprov PSSI Aceh dinilai telah habis setelah menjabat selama dua periode dan harus diganti.

Kedua, kompetisi Askab/Askot serta pembinaan sepakbola usia dini disebut tidak berjalan. Ketiga, administrasi organisasi dinilai tidak transparan. Keempat, aspirasi klub-klub di Aceh disebut tidak pernah didengar.

“Kelima, menunjuk Plt Askab/Askot tidak sesuai dengan Statuta,” ujarnya.

Persip Pase juga meminta KONI Aceh ikut bersuara agar PSSI Pusat segera menghentikan seluruh proses pelaksanaan Kongres Asprov PSSI Aceh.

Mereka juga meminta Ketua PSSI Pusat menunjuk pelaksana tugas (Plt) yang selanjutnya menindaklanjuti proses kongres sesuai statuta dan peraturan organisasi.

“Kami cinta sepakbola Aceh. Jangan korbankan sepakbola Aceh hanya karena ingin mempertahankan jabatan. Kami tunggu rekomendasi PSSI Pusat. Jika tidak ada, kami bersama klub-klub lain akan boikot kongres,” tegas Ade.

Sikap Persip Pase tersebut disebut mendapat dukungan dari sejumlah Askab dan klub anggota Asprov PSSI Aceh lainnya. Mereka disebut telah menyampaikan keberatan terhadap kondisi organisasi sepakbola Aceh saat ini. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button