
Aceh Besar – Sebanyak 244 santri baru Dayah Insan Qurani (IQ) Aceh Besar jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) mulai memasuki asrama pada Sabtu (18/7).
Dari jumlah tersebut terdapat 104 santriwan dan 140 santriwati. Kedatangan para santri turut didampingi orang tua untuk melakukan registrasi ulang dan penempatan kamar asrama.
Pimpinan Dayah Insan Qurani, Ustaz Muzakkir Zulkifli, S. Ag mengajak seluruh orang tua untuk mengikhlaskan hati saat menitipkan putra-putrinya di pesantren.
Menurutnya, keikhlasan orang tua merupakan fondasi penting yang akan mendukung keberhasilan pendidikan sekaligus pembentukan karakter santri.
Ia menegaskan bahwa Dayah Insan Qurani tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga berkomitmen membentuk generasi yang berakhlak mulia, mandiri, disiplin, dan mampu menjalani kehidupan berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan sunnah.
“Di Dayah Insan Qurani, kami tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga mengajarkan cara hidup. Prestasi akademik memang penting, namun pembentukan akhlak dan karakter merupakan fondasi utama pendidikan,” ujarnya.
Ustaz Muzakkir juga menekankan pentingnya sinergi antara orang tua dan para pengasuh.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan santri tidak hanya menjadi tanggung jawab pesantren, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga. Karena itu, para wali diminta terus memberikan semangat kepada anak-anak mereka sekaligus mempercayakan proses pembinaan kepada para pengasuh selama berada di lingkungan dayah.
“Kami dan kita semua berharap seluruh anak anak kita santri baru dapat beradaptasi dengan baik sejak hari pertama, sehingga tumbuh menjadi generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pengurus Dayah IQ juga memaparkan program-program unggulan Dayah Insan Qurani yang meliputi Madrasah, Lembaga Pengembangan Prestasi (LPP), Tahfiz Al-Qur’an, dan Pendidikan Diniyah Formal (PDF).
Usai memasuki asrama, para santri baru diwajibkan mengikuti orientasi dan matrikulasi pada Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan lingkungan belajar, tata tertib, budaya pesantren, serta sistem pendidikan yang diterapkan di Dayah Insan Qurani. []





