
Banda Aceh – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram mengusulkan pelebaran Jalan Kajhu hingga pintu Tol Baitussalam.
Usulan itu disampaikan dalam agenda koordinasi pembangunan infrastruktur bersama sejumlah pemangku kepentingan daerah saat audiensi dengan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, Yusrizal Kurniawan, di Morden Cafe, Banda Aceh, Rabu (13/5).
Dalam pertemuan itu, Syech Muharram juga meminta Kepala Balai Bina Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Aceh, Tommy Perbadi, melakukan pembersihan bahu jalan dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang menuju Keutapang, Kecamatan Darul Imarah hingga Ajuen, Kecamatan Peukan Bada.
Menurutnya, ruas Jalan Kajhu menuju pintu Tol Baitussalam saat ini sudah tidak lagi memadai menampung volume kendaraan yang terus meningkat.
“Pelebaran jalan ini penting agar mobilitas masyarakat dan distribusi barang dapat berjalan lebih lancar,” ujar Syech Muharram.
Ia menilai pelebaran jalan dan pembersihan bahu jalan dari Bandara SIM ke Keutapang hingga Ajuen menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Maka pelebaran jalan menjadi kebutuhan mendesak guna mengurangi kemacetan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Begitu juga pembersihan bahu jalan,” tuturnya.
Syech Muharram menjelaskan pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya bertujuan memperbaiki akses transportasi, tetapi juga membuka peluang investasi baru di Aceh Besar. Menurutnya, akses yang lebih baik dapat mendorong tumbuhnya pusat ekonomi baru dan menyerap tenaga kerja lokal.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan infrastruktur menuju Bandara SIM sebagai pintu gerbang utama Aceh.
“Bandara SIM merupakan wajah Aceh bagi para tamu yang datang dari luar daerah maupun luar negeri. Karena itu, akses menuju bandara harus bersih, nyaman, aman, dan mampu memberikan kesan baik bagi setiap pengunjung,” katanya.
Syech Muharram mengatakan usulan tersebut juga telah disampaikan kepada Gubernur Aceh. Ia menilai Jalan Kajhu memiliki peran penting karena tingginya kepadatan penduduk dan posisinya sebagai akses menuju pintu tol.
“Jalan Kajhu sangat padat dan lagi ini akses menuju pintu tol, jadi makin padat dan kiranya ini bisa segera dilakukan pelebaran,” pungkasnya.
Sementara itu, Yusrizal Kurniawan menyambut baik usulan tersebut. Ia menyebut pembangunan infrastruktur menjadi instrumen penting dalam pembangunan daerah.
“Pembangunan infrastruktur merupakan instrumen penting dalam pembangunan daerah dan usulan pak bupati tentu menjadi pertimbangan kami,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Tommy Perbadi. Selain pelebaran jalan, pihaknya juga akan melakukan penataan drainase dan evaluasi titik rawan kemacetan di sepanjang jalan nasional.
Khusus usulan pembersihan bahu jalan dari Bandara SIM menuju Keutapang hingga Jalan Ajuen, Tommy menyebut hal itu akan menjadi program prioritas.
“Usulan pak bupati akan kami siapkan langkah-langkah agar bisa cepat terealisasi,” ungkapnya.
Dalam audiensi tersebut, turut mendampingi Bupati Aceh Besar yakni Plt Kadiskominfo Aceh Besar Muhajir bersama pejabat Balai Jalan Kementerian PUPR RI. []





