
Aceh Barat – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menanggapi pemberitaan terkait dugaan keterbatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBUN) di wilayah Aceh Barat.
Pertamina memastikan bahwa ketersediaan BBM untuk kebutuhan nelayan di wilayah Aceh Barat dalam kondisi aman dan tetap disalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Di wilayah Aceh Barat saat ini terdapat satu SPBUN dengan alokasi kuota sebesar 176 kiloliter (KL) per bulan yang diperuntukkan bagi nelayan. Penyaluran BBM di SPBUN tersebut telah menggunakan sistem digital melalui QR Code dari aplikasi XStar guna memastikan distribusi berjalan lebih tepat sasaran.
Selain melalui SPBUN, secara teknis nelayan juga dapat melakukan pembelian BBM di SPBU terdekat dengan menggunakan surat rekomendasi dari dinas terkait sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Mekanisme ini tetap memberikan kemudahan bagi nelayan dalam memperoleh BBM, tanpa adanya perbedaan layanan maupun akses dibandingkan dengan pengisian di SPBUN,” tulis Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui keterangan resminya, Jumat (24/4).
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap kondisi penyaluran BBM di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan kebutuhan nelayan dapat terpenuhi dengan baik.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan penyaluran BBM untuk nelayan tetap berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan, baik melalui SPBUN maupun SPBU reguler, agar nelayan tetap dapat memperoleh BBM sesuai peruntukannya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. []





