News

4.347 Rumah di Bireuen Terima Bantuan Rp86,9 Miliar, Terbesar di Tahap II

Bireuen – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan penyaluran bantuan rumah rusak ringan dan sedang tahap II bagi korban banjir dan longsor di 16 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.

Penyerahan bantuan dipusatkan di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (3/3), dan dihadiri langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno. Sementara daerah penerima lainnya mengikuti secara daring dan menyerahkan bantuan di wilayah masing-masing.

Fadhlullah mengapresiasi pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas komitmen percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) pascabencana.

“Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk nyata negara hadir untuk rakyat. Bantuan ini sangat berarti dan menegaskan kuatnya sinergi dalam proses rehab rekon yang terukur,” ujar Wagub Fadhlullah.

Ia mengingatkan para bupati dan wali kota di daerah terdampak agar mengawal ketat proses penyaluran bantuan. Pendataan harus terverifikasi dengan baik dan melibatkan aparatur hingga tingkat desa agar bantuan tidak hanya tersalurkan, tetapi juga berdampak nyata dan berkelanjutan.

“Kami harap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menata kehidupan yang lebih baik,” katanya.

Rp15 Juta untuk Rusak Ringan, Rp30 Juta Rusak Sedang

Dalam kesempatan yang sama, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa Presiden mengarahkan agar pemulihan dilakukan secepat mungkin, terutama menjelang Ramadhan dan Idulfitri.

Bantuan stimulan yang disalurkan sebesar Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang.

Khusus Kabupaten Bireuen, sebanyak 4.347 unit rumah rusak ringan dan sedang menerima bantuan tahap II dengan total nilai Rp86,9 miliar. Jumlah tersebut menjadikan Bireuen sebagai penerima terbesar pada tahap ini.

Kata Pratikno, pemerintah memastikan korban terdampak dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan lebih nyaman.

Ia juga mengungkapkan tim pengarah satgas telah menetapkan rencana induk versi pertama dan akan segera menyusun versi kedua. Pemerintah daerah diminta mengajukan usulan sesuai ketentuan sebelum akhir Maret, sembari memastikan verifikasi data dilakukan secara akurat.

Meski demikian, peluang bantuan lanjutan tetap terbuka bagi korban yang telah diusulkan namun belum menerima pada tahap ini.

1.109 Rumah Rusak Berat Lolos Verifikasi

Bupati Bireuen Mukhlis menyebut wilayahnya termasuk yang paling parah terdampak bencana, baik dari sisi materiil maupun sosial ekonomi.

Dari total 31.929 rumah rusak yang diusulkan secara bertahap, sebanyak 4.347 unit telah disetujui untuk penyaluran bantuan senilai Rp86 miliar setelah melalui verifikasi Inspektorat BNPB dan pengecekan lapangan.

Sementara untuk rumah rusak berat, hasil verifikasi Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama BNPB Pusat menyatakan 1.109 unit lolos verifikasi dan harus segera dilanjutkan ke tahap pembangunan.

“Percepatan pemulihan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi harus melalui kolaborasi. Kami berharap kunjungan kerja Menko PMK ini semakin memperkuat komunikasi dan kerja sama,” ujar Mukhlis. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button