
Bireuen – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Aceh Energy menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat pascabencana, sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Penyerahan bantuan berlangsung pada Kamis (22/1) di Pendopo Bupati Bireuen. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, dan diserahkan oleh Mochammad Adam, Manager Support PT Aceh Energy, bersama Achyar Rasyidi, perwakilan Humas BPMA.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan ibadah dan kebutuhan dasar masyarakat, yakni 1.000 sajadah, 1.000 kain sarung, 1.000 mukena, serta 500 selimut. Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana melalui mekanisme Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam menunjang kenyamanan beribadah menjelang Ramadhan.
Dalam sambutannya, Mochammad Adam menyampaikan bahwa kolaborasi BPMA dan PT Aceh Energy merupakan bagian dari kepedulian serta tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat di wilayah kerja Blok Bireuen-Sigli.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat pascabencana sekaligus mendukung kenyamanan beribadah menjelang Ramadhan,” ujar Adam dalam keterangannya, Jumat (23/1).
Sementara itu, Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan BPMA dan PT Aceh Energy kepada masyarakat Bireuen.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, terutama bagi warga terdampak bencana. Semoga sinergi ini terus terjalin dengan baik,” katanya.
Di tempat terpisah, Direksi PT Aceh Energy, Kelik Rudi Suharya, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah Bireuen melalui berbagai inisiatif sosial berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa PT Aceh Energy akan terus berkolaborasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi korban bencana, sejalan dengan prinsip tanggung jawab sosial perusahaan atau Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sektor migas.
Kepala BPMA, Nasri, turut menekankan pentingnya peran seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di wilayah kerja BPMA dalam membantu penanganan bencana alam di Aceh.
“Sebagian bantuan telah disalurkan ke daerah terdampak banjir,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya PT Aceh Energy, atas kontribusi selama masa tanggap darurat. Menurut Nasri, BPMA terus berkoordinasi dengan pemerintah dan KKKS untuk memastikan distribusi bantuan berjalan optimal.
“BPMA terus berkoordinasi dengan Pemerintah dan KKKS untuk mengupdate informasi dan perkembangan proses distribusi bantuan,” tutupnya.
BPMA dan PT Aceh Energy menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pemulihan sosial serta pembangunan berkelanjutan di Aceh. []





