
Aceh Tamiang – Komandan Pasukan (Danpas) 1 Brimob Pelopor Korbrimob Polri, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., mendampingi Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Fahmi, M.H. pada apel pelepasan Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 Tahun 2026, Sabtu (7/2).
Apel pelepasan berlangsung di Tribun Lapangan Sepak Bola Karma Bakti, Batalyon Infanteri 111 Raider Karma Bakti, Kabupaten Aceh Tamiang, dan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang selaku Inspektur Upacara.
Kehadiran Danpas 1 Brimob Pelopor dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi dan soliditas antara TNI–Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan karakter, kepemimpinan, serta jiwa pengabdian para taruna sebagai calon pemimpin bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Anang Sumpena menerima plakat penghargaan dari Komandan Jenderal Akademi Pendidikan yang diserahkan melalui Direktur Akademi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi aktif Korbrimob Polri, khususnya Pasukan Brimob Pelopor, dalam menyukseskan pelaksanaan Latsitardanus ke-46 di wilayah Aceh Tamiang.
Apel pelepasan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tamiang, di antaranya Dandim, Kapolres, Kajari, Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, jajaran Yonif 111 Raider Karma Bakti, Satgas Pemulihan Bencana Aceh Tamiang, serta para taruna dari Akademi TNI, Akademi Kepolisian, dan Universitas Pertahanan.
Dalam amanatnya, Bupati Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh taruna peserta Latsitardanus yang telah berkontribusi langsung membantu masyarakat pascabencana di daerah itu.
Menurutnya, Latsitardanus tidak hanya menjadi bagian dari program pendidikan dan pelatihan, tetapi juga merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
“Latihan ini tidak hanya membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan para taruna, tetapi juga menjadi aksi kemanusiaan. Para taruna terlibat langsung dalam kegiatan fisik seperti pembersihan sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, kantor pelayanan, hingga polindes, serta kegiatan nonfisik berupa normalisasi lingkungan terdampak bencana,” ujar Bupati.
Melalui pelaksanaan Latsitardanus ke-46, Bupati berharap nilai kebersamaan, empati sosial, dan semangat pengabdian yang ditanamkan selama kegiatan dapat menjadi bekal penting bagi para taruna dalam mengemban tugas dan tanggung jawab pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang. []





