
Banda Aceh – Bupati Bireuen, Mukhlis Takabeya, mengajak Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB) untuk menjadi mitra strategis pemerintah kabupaten setempat dalam mengatasi berbagai persoalan yang masih dihadapi daerah tersebut, terutama di bidang sosial dan ekonomi.
Ajakan tersebut disampaikan usai melantik pengurus IMKB Banda Aceh di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (14/6/2025) malam.
“Saya berharap IMKB bisa menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi daerah ini,” harap Mukhlis.
Menurut Mukhlis, Bireuen bukan hanya dikenal sebagai kota juang dan kota santri, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki potensi besar di bidang sumber daya manusia. Karena itu, peran aktif organisasi seperti IMKB dinilai sangat penting untuk memperkuat kontribusi masyarakat perantauan terhadap pembangunan daerah.
“Keberadaan IMKB sangat strategis untuk memperkuat solidaritas dan kontribusi warga Bireuen di berbagai bidang, seperti sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, dan pemerintahan,” ujar Mukhlis.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat Bireuen di perantauan. Mukhlis berharap IMKB bisa menjadi jembatan penghubung dalam membangun sinergi yang produktif demi kemajuan bersama.
“Saya berharap ke depan IMKB bisa menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang masih kita hadapi, seperti kemiskinan dan lainnya,” tambahnya.
Selain itu, Mukhlis juga mengajak seluruh warga Bireuen, baik yang di kampung halaman maupun di perantauan, untuk terus menjaga semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial.
Ia menekankan bahwa identitas sebagai masyarakat Bireuen harus menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk berkontribusi nyata bagi tanah kelahiran.
“Di mana pun kita berada, identitas kita sebagai masyarakat Bireuen harus menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk berkontribusi nyata untuk tanah kelahiran kita,” pungkasnya.
IMKB Banda Aceh dipimpin oleh Amiruddin Cut Hasan yang terpilih dalam musyawarah besar yang berlangsung beberapa waktu lalu. Mantan Kepala Disbudpar Aceh itu terpilih menggantikan posisi Zaini Yusuf yang telah berakhir masa jabatannya.
Acara pelantikan yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Bireuen di Banda Aceh, di antaranya Plt Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun; Wakil Ketua DPR Aceh, Saifuddin Muhammad.
Kemudian, hadir juga Kepala BPSDM Aceh, Syarifin; Kasatpol PP dan WH Aceh, Jalaluddin dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. []





