
Banda Aceh – Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB) kini resmi memiliki rumah singgah di Banda Aceh. Rumah singgah yang berlokasi di kawasan Lambhuk ini dibangun sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Bireuen, khususnya masyarakat kurang mampu yang datang ke Banda Aceh untuk berobat.
Hal ini disampaikan oleh Ketua IMKB Banda Aceh, Amiruddin Cut Hasan, dalam sambutannya usai dilantik sebagai Ketua Umum Periode 2025-2028 di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (14/6/2025) malam.
“Di awal kepengurusan kami, insyaAllah kita sudah memiliki rumah singgah, lokasinya di Lambhuk. Saya mengajak Bapak Bupati untuk meninjau ke lokasi,” ujar Amiruddin.
Amiruddin menyampaikan harapan besar agar keberadaan rumah singgah ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bireuen, terutama dalam bentuk kesiapsiagaan satu unit ambulans.
“Kami berharap Bupati Bireuen dapat menyiagakan satu ambulans di rumah singgah ini. Karena ini sangat penting bagi saudara-saudara kita yang datang dari Bireuen ke Banda Aceh untuk berobat, terutama mereka yang tidak memiliki sanak keluarga di sini,” ujar Amiruddin.
Dalam kesempatan tersebut, Amiruddin juga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat asal Bireuen di Banda Aceh, termasuk kondisi asrama mahasiswa Bireuen yang hingga kini belum memiliki tandon air dan belum tersedia anggaran operasional.
“Kondisi ini menyebabkan asrama tidak bisa difungsikan dengan optimal. Kami mengusulkan agar ke depan asrama ini di bawah koordinasi langsung oleh dinas terkait di Kabupaten Bireuen,” tambahnya.
Lebih jauh, ia mengusulkan agar asrama mahasiswa Bireuen direhabilitasi dan dikelola dengan sistem yang lebih produktif. Ia berharap beberapa kamar bisa disewakan secara komersial, dan hasilnya dapat digunakan untuk membiayai operasional asrama.
“Jika ada kelebihan dana, maka bisa masuk sebagai bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bireuen,” ungkap Amiruddin.
Pelantikan pengurus IMKB Banda Aceh ini dilakukan langsung oleh Bupati Bireuen, Mukhlis Takabeya. Amiruddin menyampaikan terima kasih atas kehadiran orang nomor satu di Pemerintahan Bireuen tersebut.
“Terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati Bireuen pada pelantikan ini,” ucap Amiruddin.
Tetap Menjaga Kekompakan
Zaini Yusuf, Ketua IMKB Banda Aceh periode sebelumnya mengajak seluruh masyarakat Bireuen yang berdomisili di Banda Aceh, khususnya yang hadir dalam pelantikan, untuk tetap menjaga solidaritas dan kekompakan.
“Mari kita terus menjaga kekompakan. Masyarakat Bireuen di Banda Aceh harus tetap bersatu, saling bantu, dan menjadi kekuatan positif di tengah masyarakat,” kata Zaini.
Zaini juga menyampaikan rasa syukur karena sejumlah program yang telah direncanakan selama masa jabatannya berhasil dilaksanakan.
“Kami bersyukur bisa mewujudkan program-program yang sudah dirancang sejak awal. Ini semua tercapai bukan karena kerja sendiri, tetapi berkat kerja sama dan semangat gotong royong seluruh anggota IMKB,” ujar Zaini.
Dalam kesempatan itu, Zaini juga memberikan apresiasi kepada Ketua IMKB yang baru dilantik, Amiruddin Cut Hasan, yang menurutnya telah membawa warna baru dalam organisasi sejak masa persiapan.
“Beliau memang punya pengalaman sebagai mantan kepala dinas, tapi memimpin paguyuban seperti ini berbeda. Di sini, para anggotanya tidak digaji, dan perlu pendekatan yang lebih kekeluargaan,” jelas Zaini. []





