NewsPendidikan

Najwa Azzahra, Hafizah 30 Juz UIN Ar-Raniry Sabet Juara 1 Orasi Tingkat Sumatera

Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Najwa Azzahra, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, berhasil meraih Juara 1 Lomba Orasi pada Musyawarah Wilayah (Muswil) X Ikatan Mahasiswa PGMI se-Indonesia (IMPI) Wilayah I Sumatera.

Ajang tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Riau pada 18-22 Juni 2026 dan diikuti mahasiswa PGMI dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera. Selain menjadi forum pergantian kepengurusan IMPI, kegiatan itu juga dirangkai dengan berbagai perlombaan untuk mengembangkan kreativitas, kompetensi, dan bakat mahasiswa.

Pada cabang lomba orasi yang digelar 18 Juni 2026, Najwa berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Nur Aisah Batubara dari STAIN Mandailing Natal, sedangkan juara ketiga diraih Elvira Anggraini dari IAI Ma Jambi.

Dalam kompetisi tersebut, Najwa membawakan orasi berjudul “Berani Bertindak, Berani Berubah: Kontribusi Mahasiswa untuk Negeri.” Ia menegaskan mahasiswa tidak cukup hanya menjadi penyampai gagasan, tetapi juga harus berani mengambil langkah nyata untuk menghadirkan perubahan di tengah masyarakat.

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Keberanian untuk bertindak menjadi kunci agar ilmu dan gagasan yang dimiliki dapat diwujudkan menjadi kontribusi yang bermanfaat bagi bangsa, khususnya dalam bidang pendidikan,” ujar Najwa, Jumat (3/7).

Ia juga mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kepedulian sosial, membangun kolaborasi, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi guna menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Sebagai mahasiswa PGMI sekaligus calon pendidik, Najwa menilai guru masa depan tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki keberanian menjadi penggerak perubahan dan teladan di tengah masyarakat.

Prestasi tersebut menjadi pencapaian terbesar Najwa selama menempuh pendidikan di UIN Ar-Raniry. Sebelumnya, ia pernah meraih Juara Favorit lomba video dakwah yang diselenggarakan Lembaga Dakwah Kampus (LDK).

Perjalanan prestasi Najwa sebenarnya telah dimulai sejak masih duduk di bangku SMA. Saat itu, ia meraih Juara 1 Lomba Debat Ilmiah di Al-Muslimun dan Juara Harapan 1 Lomba Debat tingkat SMA se-Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe yang diselenggarakan IAIN Lhokseumawe. Ia juga menorehkan sejumlah prestasi pada berbagai olimpiade daring.

Di luar prestasi akademik, Najwa aktif berorganisasi sejak sekolah dan pernah menjabat sebagai Ketua OSIS. Hingga kini, ia juga aktif mengajar di TPQ Fathun Qarib sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Tak hanya itu, Najwa telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 juz sejak duduk di bangku SMP. Menurutnya, nilai-nilai yang dipelajari dari Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam menjalani pendidikan, kepemimpinan, dan pengabdian sosial.

Bagi Najwa, kemenangan di ajang orasi bukan sekadar capaian kompetitif, tetapi juga amanah untuk terus belajar, berkembang, dan membawa nama baik UIN Ar-Raniry di tingkat regional maupun nasional.

Ia berharap prestasi tersebut dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus berkarya sesuai bidang masing-masing.

“Sebagai calon guru, kami tidak hanya dipersiapkan untuk mengajar di ruang kelas, tetapi juga untuk menjadi teladan, penggerak, dan bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa. Perubahan tidak akan lahir dari keberanian untuk berbicara semata, tetapi dari keberanian untuk bertindak,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry, Prof Mursyid Djawas, mengapresiasi capaian yang diraih Najwa. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan mahasiswa UIN Ar-Raniry tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar UIN Ar-Raniry. Kami mengapresiasi kerja keras, ketekunan, dan semangat Najwa dalam mengembangkan potensi dirinya sehingga mampu mengharumkan nama kampus di tingkat regional,” ujarnya.

Prof Mursyid menambahkan, keberhasilan mahasiswa dalam berbagai ajang kompetisi merupakan bagian dari implementasi pendidikan tinggi yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, dan integritas.

“Mahasiswa harus terus didorong untuk berani tampil, berkompetisi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama baik UIN Ar-Raniry di tingkat nasional maupun internasional,” katanya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button