
Banda Aceh – Festival Sepakbola Piala Presiden U-10 dan U-12 Tahun 2026 resmi bergulir di Lapangan Mini Soccer Fourgee, Kota Banda Aceh, Jumat (26/6). Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh yang diwakili Sekretaris Dispora Aceh, Desiana.
Dalam sambutannya, Desiana mengatakan pelaksanaan festival pada masa libur sekolah menjadi momentum yang tepat agar para peserta dapat mengikuti pertandingan tanpa mengganggu kegiatan belajar.
“Ini momentum yang sangat tepat karena dilaksanakan saat libur sekolah, sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar anak-anak. Ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan kemampuan kalian di dunia sepak bola. Tetap jaga sportivitas dan persiapkan diri, karena tahun depan kalian juga bisa kembali mengikuti kegiatan seperti ini,” kata Desiana.
Sementara itu, Ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, berharap festival tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Aceh, KONI Aceh, serta seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, tim yang keluar sebagai juara nantinya akan mewakili Aceh di tingkat nasional.
“Kami berharap festival ini menjadi ajang mengasah bakat anak-anak. Bermainlah dengan ceria, cintai sepak bola sejak usia dini, sehingga nantinya menjadi bibit untuk jenjang kompetisi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Nazir menegaskan pembinaan usia dini harus dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh stakeholder, terutama Sekolah Sepak Bola (SSB) yang berperan penting dalam membina para pemain muda.
“Yang paling penting adalah dukungan dari SSB untuk membina anak-anak kita agar terus berkembang,” tambahnya.
Festival Sepakbola Piala Presiden U-10 dan U-12 Tahun 2026 menjadi wadah bagi Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub anggota PSSI Aceh untuk mengembangkan potensi pemain sejak usia dini. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berjenjang yang terus dijalankan PSSI Aceh.
Untuk kategori U-10, festival diikuti Rampagoe FA (Banda Aceh), Lambhuk FA (Banda Aceh), SSB Bijeh Get (Aceh Selatan), dan SSB Barona (Banda Aceh).
Sementara kategori U-12 diikuti Rampagoe FA (Banda Aceh), Lambhuk FA (Banda Aceh), SSB Bijeh Get (Aceh Selatan), SSB Barona (Banda Aceh), Persas Sabang (Sabang), serta PSSB Bireuen (Bireuen). []





