
Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 3,67 pada Triwulan I tahun 2026. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik tetap berada pada kategori baik.
Pelaksana Tugas Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Aida Rina Elisiva, mengatakan nilai tersebut merupakan bagian dari tren peningkatan kepuasan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir.
“Berdasarkan hasil survei, kualitas pelayanan publik di Kemenag Aceh terus menunjukkan perbaikan dari tahun ke tahun,” ujarnya, Jumat (24/4).
Ia menjelaskan, pada 2022 nilai IKM tercatat sebesar 3,31, kemudian meningkat menjadi 3,51 pada 2023, dan 3,60 pada 2024. Capaian tertinggi terjadi pada 2025 dengan nilai 3,76, sebelum berada di angka 3,67 pada awal 2026.
Selain itu, berdasarkan konversi nilai IKM, capaian Kemenag Aceh juga menunjukkan kategori sangat baik dengan tren 82,77 pada 2022, meningkat menjadi 87,89 pada 2023, 89,96 pada 2024, dan 94,23 pada 2025. Sementara pada Triwulan I 2026, nilai berada di angka 91,88.
Menurut Aida Rina Elisiva, peningkatan tersebut merupakan hasil dari upaya perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari penyederhanaan birokrasi, peningkatan sarana prasarana, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Berbagai langkah perbaikan terus kami lakukan, termasuk pengembangan layanan berbasis digital dan peningkatan kualitas SDM pelayanan,” katanya.
Ia menambahkan, Kemenag Aceh juga melibatkan masyarakat dalam peningkatan kualitas layanan melalui survei kepuasan, forum konsultasi publik, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus memberikan masukan melalui survei yang tersedia sebagai dasar evaluasi dan perbaikan layanan ke depan,” ujar Aida Rina Elisiva. []





