
Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, memberikan sejumlah pesan penting kepada calon jemaah haji asal Aceh sebelum berangkat ke Tanah Suci. Ia mengingatkan agar para jemaah mempersiapkan diri secara mental dan spiritual, mengingat suasana di sana sangat beragam.
Mualem menekankan bahwa jemaah akan bertemu dengan umat Muslim dari berbagai negara dengan latar belakang yang berbeda-beda. Karena itu, ia meminta agar para jemaah tidak mudah berprasangka buruk terhadap orang lain.
“Di sana orang ramai, bukan hanya orang Aceh. Dari seluruh dunia, bermacam-macam. Ada dari Afrika dan berbagai negara lain. Jangan lihat bentuknya bagaimana, jangan curiga kalau ada yang berbeda,” ujar Mualem saat melepas keberangkatan jemaah haji Aceh yang tergabung dalam Kloter 01 di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Selasa (5/5).
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap selama menjalankan ibadah, termasuk menghilangkan rasa iri dan dengki agar ibadah bisa berjalan dengan khusyuk dan mendapat predikat haji mabrur.
“Hilangkan iri dengki, mudah-mudahan mabrur. Apa yang terjadi di sana dihadapi saja, itu bagian dari ujian dalam ibadah haji,” katanya.
Selain itu, Mualem turut menyoroti aspek keamanan selama di Tanah Suci. Ia mengimbau jemaah agar tidak membawa barang berharga secara berlebihan, terutama perhiasan emas.
“Kalau ada barang berharga, simpan baik-baik atau titipkan ke keluarga. Jangan bawa emas banyak kali,” pesannya.
Kepada petugas haji, Mualem juga berpesan agar memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah dan tidak hanya fokus pada pekerjaan administratif semata.
“Petugas harus jaga jemaah, jangan asyik dengan kerjaan sendiri. Pastikan jemaah tidak bingung dan tetap terarah,” tegasnya.
Di akhir pesannya, Mualem mengajak seluruh jemaah untuk benar-benar memfokuskan diri pada ibadah dan menjaga lingkungan selama di Tanah Suci. Ia berharap seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan meraih haji yang mabrur.
“Fokus ibadah, ingat tujuan ke sana. Semoga Allah terima ibadah kita semua dan bapak ibu pulang seperti bayi yang baru lahir lagi, tanpa dosa. Selamat pergi dan selamat pulang,” tutupnya. []





