News

“Pesan Teraman”, Program Ramadhan Kemenag Aceh untuk Anak Penyintas Bencana

Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh menghadirkan program Pesantren Terapi Ruhani Ramadhan (Pesan Teraman) sebagai bentuk pendampingan spiritual dan psikososial bagi anak-anak penyintas bencana banjir di sejumlah wilayah terdampak di Aceh.

Program yang dilaksanakan selama bulan Ramadhan ini bertujuan membantu memulihkan semangat belajar, rasa percaya diri, serta ketenangan batin anak-anak yang terdampak bencana.

Kegiatan Pesan Teraman ini digelar di tujuh wilayah terdampak banjir, yaitu di Pidie Jaya (MIN 1 Pidie Jaya), Bireuen (lokasi sementara MIN 42 Bireuen), Aceh Utara (di Masjid Baitut Taqwa Lapang), Aceh Timur (MIN 4 Aceh Timur), Aceh Tamiang (MTsN 1 Aceh Tamiang), serta di wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Program ini dibuka secara serentak pada 2 Maret 2026 oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Azhari, dan berlangsung hingga 10 Maret 2026 di masing-masing lokasi pelaksanaan.

Azhari menjelaskan bahwa program Pesan Teraman dirancang sebagai bentuk pendidikan dan pendampingan psikososial yang memadukan terapi ruhani dengan nilai-nilai keislaman dalam suasana Ramadhan. Melalui kegiatan ini, para peserta mengikuti berbagai aktivitas seperti pembinaan ibadah, tausiyah Ramadhan, permainan edukatif, serta kegiatan penguatan mental dan spiritual.

Ia menegaskan bahwa bulan Ramadhan harus menjadi momentum untuk menumbuhkan harapan dan memperkuat ketahanan diri, terutama bagi anak-anak yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Kami ingin memastikan anak-anak tetap merasakan kebahagiaan Ramadhan, tetap belajar, beribadah, dan mendapatkan pendampingan yang menenangkan hati,” ujarnya saat melakukan monitoring kegiatan di beberapa lokasi.

Dalam kunjungannya ke MIN 42 Bireuen yang saat ini menjadi lokasi sementara kegiatan bagi siswa terdampak banjir, Azhari menyapa langsung para siswa dan guru serta memberikan motivasi menjelang waktu berbuka puasa.

Ia juga mengajak para guru untuk terus mendampingi dan memberikan dukungan moral kepada anak-anak selama masa pemulihan.

Program Pesan Teraman melibatkan berbagai unsur Kementerian Agama, khususnya Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag Aceh yang bekerja sama dengan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia kabupaten/kota, guru madrasah, serta para relawan yang memberikan kegiatan pembinaan ibadah, tausiyah Ramadhan, permainan edukatif, dan penguatan psikososial bagi para peserta.

Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Aceh, H. Zulfikar, M. Ag menjelaskan bahwa kegiatan terapi ruhani ini diikuti oleh sekitar 50 siswa di setiap wilayah pelaksanaan.

Melalui program Pesan Teraman ini, Kementerian Agama Aceh berharap proses pemulihan pascabencana tidak hanya menyentuh aspek fisik dan pendidikan, tetapi juga mampu memperkuat kondisi mental dan spiritual anak-anak penyintas sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan penuh semangat dan harapan. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button