
Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyatakan komitmennya untuk menuntaskan seluruh utang pemerintah kota setempat dalam bulan Mei 2025.
Utang tersebut merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya dan menjadi salah satu fokus utama dalam 100 hari kerja pertamanya bersama Wakil Wali Kota, Afdhal Khalilullah.
“Kami berkomitmen pada bulan Mei ini utang Banda Aceh semua akan lunas,” kata Illiza saat menyampaikan capaian kinerja 100 Hari Illiza-Afdhal di Taman Bustanussalatin (Taman Sari), Banda Aceh, Kamis (22/5/2025) malam.
Illiza menyebutkan bahwa total utang di lingkungan Sekretariat Pemerintah Kota Banda Aceh sebelum pelantikannya mencapai Rp39,08 miliar. Hingga hari ke-100 masa kerjanya, telah terealisasi pembayaran sebesar Rp26,6 miliar, atau setara dengan 73,16 persen dari total utang tersebut.
Selain utang di Sekretariat, Illiza juga menyampaikan penyelesaian utang di beberapa instansi penting lainnya. Di RSUD Meuraxa, utang sebelum pelantikan tercatat sebesar Rp48,7 miliar. Hingga saat ini, sudah dibayarkan Rp38,2 miliar atau 78 persen dari total kewajiban tersebut.
Sementara itu, tambah Illliza, di Pasar Aceh, dari total utang Rp1,34 miliar, telah direalisasikan pembayaran sebesar Rp527,4 juta atau 39,10 persen.
Illiza menegaskan bahwa keberhasilan pelunasan utang ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk menyehatkan kembali kondisi fiskal kota.
“Capaian-capaian dan komitmen yang kami lakukan ini untuk menjaga likuiditas anggaran Kota Banda Aceh agar kembali sehat walaupun kami punya tantangan ke depan, yaitu menyangkut dengan PPPK, nah itu nanti di luar 100 hari kerja,” pungkasnya. []





