NewsOlahraga

Dispora Aceh Gelar Kejuaraan Karate Piala Pemerintah Aceh 2026

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh menggelar Kejuaraan Karate Piala Pemerintah Aceh 2026 di GOR Desa Lambung, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Kejuaraan yang berlangsung 22-27 September 2026 tersebut mengusung tema “Membangun Atlet Berkarakter, Tangguh, dan Berprestasi di Panggung Nasional”.

Kadispora Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd, mengatakan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh memperkuat pembinaan olahraga, khususnya cabang karate.

Menurutnya, kompetisi dibutuhkan untuk memberikan kesempatan kepada atlet menguji kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding yang menjadi bagian penting dalam proses pembinaan.

“Kejuaraan ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan atlet. Melalui kompetisi, kemampuan teknik, fisik, mental, disiplin dan strategi bertanding atlet dapat diukur dan dievaluasi,” kata Banta, Jumat (18/9).

Ia mengatakan, pengalaman bertanding secara kompetitif diharapkan dapat membentuk atlet yang semakin tangguh sekaligus membantu mengidentifikasi karateka yang memiliki potensi untuk dikembangkan menuju kompetisi yang lebih tinggi.

“Pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Atlet membutuhkan latihan yang berkelanjutan, pengalaman bertanding dan evaluasi. Dari proses itulah kita berharap muncul atlet-atlet potensial yang mampu bersaing membawa nama Aceh pada tingkat nasional,” ujarnya.

Kejuaraan tersebut juga diarahkan tidak hanya pada pencapaian prestasi, tetapi pembentukan karakter atlet. Nilai disiplin, tanggung jawab, keberanian, integritas, sportivitas dan rasa hormat menjadi bagian yang ditekankan dalam penyelenggaraan kejuaraan.

Dalam proposal teknis kejuaraan disebutkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan untuk meningkatkan kualitas atlet sekaligus menjadi tolok ukur perkembangan kemampuan karateka di tingkat daerah. Kompetisi diharapkan menjadi tahapan menuju pencapaian prestasi pada tingkat nasional.

Kejuaraan ini mempertandingkan atlet dari perguruan karate yang berada di bawah naungan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI). Khususnya 12 perguruan karate yang terdaftar di FORKI Kota Banda Aceh selaku tuan rumah, yakni GABDIKA, KKI, INKAI, GOJU ASS, BKC, LEMKARI, PORDIBYA, ASKI, INKANAS, INKADO, WADOKAI, dan GOJUKAI.

Para peserta akan bertanding dalam sejumlah kelompok usia, mulai Pra Usia Dini usia 6-7 tahun hingga kategori Senior usia 21-40 tahun. Nomor pertandingan terdiri atas Kata Perorangan, Kumite dan Kata Beregu pada kategori tertentu.

Banta mengatakan pemerintah berharap kompetisi tersebut dapat memperkuat ekosistem pembinaan karate di Aceh dengan melibatkan atlet, pelatih, perguruan dan organisasi olahraga.

“Pemerintah tentu berharap kejuaraan ini memberikan manfaat bagi pembinaan atlet. Sinergi antara pemerintah, FORKI, perguruan, pelatih dan atlet harus terus diperkuat agar pembinaan olahraga prestasi di Aceh berjalan berkelanjutan,” katanya.

Kejuaraan tersebut tidak memungut biaya pendaftaran. Pendaftaran peserta dibuka 15-22 September 2026 hingga pukul 23.59 WIB. Peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, antara lain surat keterangan sehat, identitas diri, kartu BPJS dan rekomendasi dari perguruan.

Pertandingan menggunakan sistem gugur dengan juara pertama, kedua, ketiga dan juara ketiga bersama. Peraturan pertandingan mengacu pada peraturan terbaru World Karate Federation (WKF).

Panitia juga menyediakan uang pembinaan bagi juara umum. Juara Umum I memperoleh Rp10 juta, Juara Umum II Rp8 juta dan Juara Umum III Rp6 juta, selain trofi dan medali.

Menurut Banta, keberhasilan kejuaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari manfaatnya terhadap proses pembinaan atlet.

“Yang paling penting adalah bagaimana kejuaraan ini menjadi bagian dari proses panjang melahirkan atlet Aceh yang berkarakter, tangguh dan berprestasi. Prestasi harus dibangun melalui pembinaan dan kompetisi yang dilakukan secara berkesinambungan,” pungkasnya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button