
Banda Aceh – Universitas Universitas Syiah Kuala (USK) menerapkan sistem kuliah daring sementara bagi mahasiswa di Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Pertanian (FP) mulai 21 hingga 26 Mei 2026. Kebijakan itu diberlakukan usai kericuhan yang terjadi di lingkungan kampus pada Kamis (21/5) dini hari.
Pemberlakuan kuliah daring tersebut tertuang dalam surat nomor 1365/UN11/PK.01.03/2026 yang ditujukan kepada sivitas akademika FT dan FP USK.
Langkah itu diambil sebagai upaya menjaga kekondusifan lingkungan kampus sekaligus memastikan proses akademik tetap berjalan selama masa penyesuaian.
Selama periode tersebut, seluruh kegiatan perkuliahan dilaksanakan secara daring sesuai mekanisme yang diatur masing-masing program studi dan dosen pengampu mata kuliah.
Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof Heru Fahlevi, mengatakan kebijakan itu bersifat sementara demi menjaga efektivitas pembelajaran tanpa mengabaikan kenyamanan dan keamanan sivitas akademika.
“Kami berharap seluruh mahasiswa tetap fokus mengikuti perkuliahan secara daring dan menjaga komunikasi yang baik dengan dosen. USK berkomitmen memastikan kegiatan akademik tetap berlangsung optimal selama masa penyesuaian ini,” ujar Prof. Heru, Jumat (22/5).
Ia juga mengimbau para dosen agar tetap aktif melakukan pendampingan kepada mahasiswa serta memanfaatkan platform pembelajaran digital secara maksimal agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.
Pihak USK menegaskan kebijakan tersebut akan dievaluasi kembali sesuai perkembangan situasi di lapangan. Mahasiswa diminta terus memantau informasi resmi yang disampaikan universitas maupun fakultas terkait perkembangan aktivitas akademik.
USK berharap suasana akademik tetap kondusif sehingga kegiatan pendidikan dapat kembali berlangsung normal melalui perkuliahan tatap muka. []





