
Banda Aceh – Warga diminta waspada terhadap aksi penipuan yang mencatut nama Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana. Pelaku menggunakan modus telepon dan pesan WhatsApp dengan memasang foto profil Kapolresta untuk menghubungi sejumlah warga.
Aksi tersebut menjadi perhatian serius jajaran kepolisian karena dinilai dapat merugikan masyarakat sekaligus mencoreng kredibilitas institusi Polri.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana menegaskan dirinya tidak pernah meminta uang ataupun menawarkan kerja sama dalam bentuk apa pun kepada masyarakat.
“Jika ada yang mengatasnamakan saya, itu adalah penipuan,” kata Andi Kirana, Minggu (17/5).
Dalam aksinya, pelaku diketahui menggunakan nomor 0823-6476-3451. Namun, pelaku diduga juga dapat berganti menggunakan nomor lain.
Kasus tersebut dilaporkan sejumlah warga yang nyaris menjadi korban penipuan.
“Saya hanya memiliki satu nomor saja,” tegasnya.
Polresta Banda Aceh mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap permintaan uang melalui telepon, terlebih jika mengatasnamakan pejabat maupun institusi tertentu.
Masyarakat juga diminta mencatat nomor yang digunakan pelaku dan segera melaporkan setiap upaya penipuan agar dapat ditindaklanjuti pihak berwenang.
Untuk pengaduan, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 atau kontak Lapor Pak Kapolresta di nomor 0813-6172-484.
Andi Kirana menambahkan partisipasi masyarakat sangat penting untuk menghentikan aksi pelaku dan mencegah jatuhnya korban lain.
“Mari kita jaga bersama nama baik kepolisian. Waspada terhadap kejahatan siber dan jangan biarkan oknum mempermainkan rasa percaya masyarakat dengan melakukan berbagai upaya penipuan,” ujarnya. []





