
Aceh Besar – Menyambut Pelatda Pra PON 2027 yang telah dirancang KONI Aceh, pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Aceh melakukan peninjauan dan inventarisasi seluruh aset serta perlengkapan penunjang latihan.
Kegiatan tersebut berlangsung di gudang penyimpanan perlengkapan di Gampong Bakoi, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Jumat (3/4). Peninjauan dipimpin langsung Ketua Umum PODSI Aceh, Hasballah, didampingi Sekretaris Umum Iswanda Surya, wakil ketua, serta sejumlah pengurus lainnya.
Hasballah menjelaskan, fokus utama dalam kegiatan ini adalah memastikan seluruh peralatan seperti perahu, dayung, pelampung, hingga perlengkapan pendukung lainnya berada dalam kondisi optimal dan layak digunakan.
“Kami melakukan pendataan sekaligus pengecekan kondisi fisik peralatan agar tetap siap menunjang program latihan atlet,” ujarnya di sela kegiatan.
Sementara itu, Sekretaris Umum PODSI Aceh, Iswanda Surya, menyebut peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung peningkatan prestasi atlet, terutama menjelang Pra PON 2027.
“Peralatan yang baik dan terawat menjadi faktor penting dalam menunjang performa atlet saat latihan maupun bertanding,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, sebagai pengurus baru, pihaknya siap melanjutkan estafet kepemimpinan dengan melakukan evaluasi serta perawatan aset secara berkelanjutan.
Selain pengecekan kondisi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi kebutuhan tambahan perlengkapan, baik untuk latihan maupun kompetisi.
“Ini penting agar para atlet dapat berlatih secara maksimal tanpa terkendala fasilitas,” tambahnya.
Saat ini, PODSI Aceh memiliki sejumlah aset penunjang, di antaranya kayak 1 sebanyak 4 unit, kayak 2 sebanyak 5 unit, dan kayak 4 sebanyak 1 unit. Untuk jenis canoe, tersedia canoe 1 sebanyak 7 unit dan canoe 2 sebanyak 7 unit.
Selain itu, terdapat rowing 1 sebanyak 5 unit, rowing 2 sebanyak 4 unit, rowing 4 sebanyak 4 unit, serta rowing 9 sebanyak 7 unit. PODSI Aceh juga memiliki rowing costa sebanyak 8 unit, SUP 4 unit, dragon boat 10 sebanyak 7 unit, dan dragon boat 20 sebanyak 7 unit.
Peralatan lainnya meliputi ergo sebanyak 5 unit dan slalom sebanyak 8 unit.
Sebaran aset saat ini juga tercatat, yakni 8 item berada di venue dayung PON Aceh-Sumut 2024 di Waduk Keliling, 4 item di Bandaran Krueng Lamyong, serta 4 item lainnya dipinjamkan untuk kebutuhan PORA/PPLP di Ulee Lheue.
Melalui langkah ini, PODSI Aceh berharap seluruh fasilitas dapat terus terjaga dan mampu menunjang kesiapan atlet menghadapi agenda Pra PON 2027 mendatang. []





