News

Kecelakaan Lalu Lintas di Aceh Turun pada 2025, Korban Luka Berat Justru Naik

Banda Aceh – Jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Aceh mengalami penurunan sepanjang 2025. Namun, di balik tren positif itu, angka korban luka berat justru meningkat.

Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo mengatakan, sepanjang 2024 tercatat 3.518 kasus kecelakaan lalu lintas. Pada 2025, jumlah itu turun menjadi 3.068 kejadian atau berkurang 450 kasus, setara penurunan sekitar 13 persen.

“Penurunan juga terjadi pada angka fatalitas. Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada 2024 sebanyak 666 orang, sedangkan pada 2025 turun menjadi 604 orang,” kata Ari dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolda Aceh, Selasa (30/12).

Meski demikian, jenderal bintang satu ini menyebutkan jumlah korban luka berat justru meningkat. Pada 2024, korban luka berat tercatat 329 orang.

Angka itu naik menjadi 366 orang pada 2025 atau meningkat sekitar 11 persen. Sementara korban luka ringan menurun cukup signifikan, dari 5.490 orang pada 2024 menjadi 4.460 orang pada 2025.

Menurut Ari, penurunan kecelakaan dan korban meninggal tidak terlepas dari upaya pencegahan dan penegakan hukum yang dilakukan jajaran lalu lintas Polda Aceh.

Sepanjang 2024, polisi mencatat 32.797 kali penindakan tilang terhadap pelanggar lalu lintas. Jumlah itu menurun tajam pada 2025 menjadi 19.614 tilang.

“Dari jumlah tersebut, 17.369 merupakan tilang manual dan 2.245 melalui sistem ETLE,” ujarnya.

Secara keseluruhan, pelanggaran lalu lintas pada 2025 turun 13.183 kali atau sekitar 40,2 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Ini berkat kerja-kerja di lapangan yang terus memberikan imbauan-imbauan ke masyarakat, termasuk turun ke sekolah-sekolah,” pungkasnya. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button