
Abdya – Masyarakat Gampong Padang Sikabu, Kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat Daya (Abdya), menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 6,2 ton untuk korban terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Senin (8/12).
Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas masyarakat yang dikumpulkan melalui penggalangan yang digelar selama beberapa hari di depan Masjid Jamik At-Taqwa Gampong Padang Sikabu.
Ketua Pemuda Gampong Padang Sikabu, Hazmi, mengatakan bahwa antusiasme warga sangat tinggi sejak hari pertama penggalangan dibuka.
“Alhamdulillah, solidaritas masyarakat begitu. Dalam waktu singkat kami bisa mengumpulkan 6,2 ton bantuan,” ujar Hazmi dalam keterangannya, Senin (8/12).
Hazmi merinci bahwa bantuan tersebut terdiri dari 1,2 ton beras, 5 ton berbagai jenis logistik, serta satu unit mobil L300 pikcup berisi pakaian layak pakai.
“Semua ini murni dari swadaya masyarakat Padang Sikabu yang tergerak membantu saudara-saudara kita di Gayo Lues,” kata Hazmi.
Hazmi menambahkan, bantuan yang disalurkan ini juga mencakup kebutuhan pokok seperti bahan makanan, air mineral, perlengkapan harian, hingga pakaian.
“Kami memprioritaskan barang-barang yang paling dibutuhkan korban banjir agar bisa segera dimanfaatkan,”tambahnya.
Hazmi juga menjelaskan bahwa proses pengumpulan dilakukan secara terbuka dan melibatkan pemuda serta tokoh masyarakat setempat.
“Setiap proses penerimaan dan pendataan dilakukan transparan agar warga melihat langsung bagaimana bantuan dikelola,” jelasnya.
Menurut Hazmi, pengiriman bantuan ini akan dilakukan melalui jalur darat lintas Babahrot (Abdya) – Blangkejeren (Gayo Lues).
“Jalur ini kami pilih karena sejauh ini cuma lintas ini satu-satunya akses darat yang bisa dilalui ke Gayo Lues,” tutur Hazmi.
Ia menambahkan, seluruh logistik kini telah selesai disusun dan dipadatkan. Hazmi berharap bantuan ini dapat tiba dengan selamat sehingga meringankan beban masyarakat terdampak banjir di Gayo Lues.
“Semoga apa yang kami kirimkan membawa manfaat dan jadi bukti masyarakat Aceh selalu saling mendukung di saat musibah,” pungkasnya. []





