NewsOlahraga

PSSI Aceh Sosialisasikan Statuta Baru PSSI 2025 dalam Kongres Tahunan

Banda Aceh – PSSI Pusat resmi mencabut Statuta PSSI 2019 dan memberlakukan Statuta PSSI 2025. Perubahan regulasi tersebut disosialisasikan kepada jajaran PSSI Aceh dalam Kongres Tahunan yang digelar di Banda Aceh, Kamis (20/11).

Ketua Umum PSSI Aceh, Nazir Adam, mengatakan statuta baru ini membawa sejumlah perubahan mendasar, termasuk struktur organisasi di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurut Nazir, salah satu perubahan besar adalah penghapusan jabatan Komite Eksekutif (Exco) di PSSI Provinsi.

“Pengurus lainnya menurut bidang ditentukan oleh ketua umum PSSI Provinsi terpilih di KONGRES luar biasa pemilihan ketua umum,” ujar Nazir Adam dalam keterangannya, Jumat (21/11).

Ia menambahkan, statuta baru juga mengatur mekanisme pemilihan ketua PSSI kabupaten/kota.

“Ketua Askab dan Askot dipilih oleh PSSI Provinsi melalui Pansel,” kata Nazir.

Nazir menegaskan PSSI Aceh juga sedang mempersiapkan penyelenggaraan Liga 4 pada musim 2026/2027 yang sudah dapat digelar oleh Askab/Askot dan klub-klub di tingkat kabupaten/kota.

Selain itu, peningkatan kualitas perangkat pertandingan dan jumlah pelatih bersertifikat turut menjadi fokus.

“Tahun 2026 akan digelar pelatihan pelatih Lisen tertinggi (A) AFC PSSI, yang juga rekomendasi tersebut pertama dipercayakan oleh PSSI Pusat menggelar kurseus Lisen A PSSI ditingkat Asprov,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PSSI Aceh, Nazaruddin, mengatakan PSSI Aceh telah melaksanakan berbagai kompetisi sesuai rekomendasi PSSI Pusat untuk musim 2024/2025.

Di antaranya kompetisi U-17, U-15, U-13, Liga 4, serta penyisihan Liga 4 zona Aceh 2025/2026 yang dipusatkan dalam empat grup.

“Serta dalam Kongres ini juga memaparkan perjalanan anggaran kegiatan tahun 24/25 dan paparan program untuk tahun 2025/26 juga menerima pendaftaran dan akan mensahkan 6 anggota baru (Klub),” ujarnya.

Kongres tersebut turut dihadiri perwakilan PSSI Pusat dan berbagai pemangku kepentingan sepak bola Aceh, termasuk para voters dari Askab/Askot, klub-klub anggota, serta Asosiasi Futsal Aceh (AFA). []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button