
Jakarta – MFF Syndicate mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. DPR RI pada Kamis (1/10) juga telah menyetujui Suyudi sebagai Kapolri setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan.
Pendiri MFF Syndicate, M. Fauzan Febriansyah, mengatakan pergantian pucuk pimpinan Polri harus dibaca bukan semata sebagai pergantian figur, melainkan sebagai momentum memperkuat institusi kepolisian dalam menghadapi tantangan keamanan dan penegakan hukum yang semakin kompleks.
“Komjen Suyudi memiliki pengalaman panjang di bidang reserse, kewilayahan, hingga memimpin Badan Narkotika Nasional. Modal pengalaman tersebut penting untuk membawa perspektif penegakan hukum yang kuat sekaligus semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” kata Fauzan.
Menurut dia, tantangan Kapolri ke depan bukan hanya kejahatan konvensional, narkotika dan gangguan keamanan, tetapi juga kejahatan digital, penipuan berbasis teknologi, disinformasi, konflik sosial, kejahatan ekonomi, serta kebutuhan menjaga ruang publik tetap aman dan demokratis.
Karena itu, MFF Syndicate mendorong kepemimpinan baru Polri untuk memperkuat tiga agenda utama: supremasi hukum, reformasi kelembagaan, dan kepercayaan publik.
“Polri membutuhkan kepemimpinan yang mampu memastikan hukum bekerja secara profesional, transparan dan terukur. Kewenangan besar kepolisian harus berjalan beriringan dengan akuntabilitas yang besar pula. Polri dibawah komando Suyudi harus makin profesional dan berintegritas,” ujar Fauzan.
Ia juga berharap kepemimpinan Suyudi dapat memperkuat hubungan kelembagaan antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat sipil, akademisi, dunia usaha dan kelompok muda. Menurutnya, keamanan nasional pada era baru tidak cukup dibangun melalui pendekatan penindakan, tetapi juga melalui pencegahan, literasi publik, ketahanan sosial dan kepercayaan masyarakat.
“Kapolri baru memiliki kesempatan untuk meninggalkan legacy sebagai pemimpin yang membuat Polri semakin kuat secara institusi sekaligus semakin dipercaya masyarakat. Ukurannya sederhana: hukum hadir dengan tegas, tetapi tetap adil; negara kuat, tetapi hak masyarakat tetap terlindungi,” katanya.
MFF Syndicate juga menyampaikan penghargaan kepada Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo atas pengabdiannya selama memimpin Polri serta berharap proses transisi kepemimpinan berlangsung tertib, profesional dan menjaga soliditas institusi. []




