
Banda Aceh – Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Kota Banda Aceh menggelar pengajian perdana di Masjid Jamik Luengbata, Sabtu (26/9). Kegiatan ini menjadi langkah awal HUDA Kota Banda Aceh dalam menghidupkan kembali tradisi keilmuan, memperkuat dakwah, serta membangun ukhuwah di tengah masyarakat.
Pengajian perdana tersebut menghadirkan Abi Dr. Zahrul Mubarak atau yang akrab disapa Abi Mudi sebagai pemateri. Sementara kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Ketua Pengurus Besar (PB) HUDA Aceh, Abiya Dr. Muhammad Hatta, Lc., MA.
Dalam sambutannya, Abiya Muhammad Hatta mengatakan pengajian perdana ini menjadi momentum penting untuk kembali menghidupkan tradisi pengajian dan keilmuan di tengah masyarakat.
Menurutnya, HUDA memiliki tanggung jawab untuk menjaga sekaligus mengembangkan warisan keilmuan para ulama, serta memberikan kontribusi nyata dalam membimbing umat melalui kegiatan-kegiatan keagamaan.
“Pengajian seperti ini perlu terus dihidupkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menjaga tradisi keilmuan ulama sekaligus memperkuat hubungan antara ulama dan masyarakat,” ujar Abiya Muhammad Hatta.
Sementara itu, Ketua HUDA Kota Banda Aceh, Dr. Tgk. Muhammad Yasir, MA, didampingi Sekretaris HUDA Kota Banda Aceh, Tgk. Muhammad Fauzani, M.Ag., mengatakan pengajian perdana tersebut merupakan bagian dari ikhtiar HUDA untuk memperkuat tradisi keilmuan dan dakwah di Kota Banda Aceh.
Ia menyebut pengajian bukan hanya menjadi sarana meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga ruang silaturahmi yang mempererat hubungan ulama dengan masyarakat.
“Pengajian ini diharapkan menjadi wadah untuk terus menghidupkan tradisi keilmuan dan memperkuat semangat dakwah di tengah masyarakat. HUDA Kota Banda Aceh akan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat,” kata Muhammad Yasir.
Pengajian yang berlangsung di Masjid Jamik Luengbata itu mendapat antusiasme dari jamaah yang hadir. HUDA Kota Banda Aceh berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan masyarakat.
Melalui pengajian perdana ini, HUDA Kota Banda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi menjaga dan mengembangkan tradisi keilmuan ulama serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat. []





