News

Dosen UTU Gandeng Mitra Latih Siswa Kelola Sampah dan Kenalkan Ekonomi Sirkular

Aceh Barat – Tim dosen Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh menggandeng Gerakan Peduli Lingkungan Meulaboh (GPL_Mbo) untuk meningkatkan literasi lingkungan dan keterampilan pengelolaan sampah bagi siswa di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut digelar di SMP Darul Aitami, Kecamatan Meureubo, Sabtu (29/8). Kegiatan mengusung tema “Penguatan Literasi Lingkungan Berbasis Komunitas untuk Pemberdayaan ATS/ABPS dan Ekonomi Sirkular di Kecamatan Meureubo.”

Sebanyak puluhan siswa dari sejumlah gampong mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai lingkungan dan pengelolaan sampah, tetapi juga mengikuti praktik langsung pemilahan dan pengolahan sampah.

Dalam sesi praktik, siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis sampah dan cara memilahnya berdasarkan karakteristik. Mereka juga diajak memahami bahwa material yang selama ini dianggap tidak bernilai masih dapat dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi.

Ketua Tim Pengabdian, Jusnaini Hasni, M.Ed., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong kreativitas dan inovasi siswa dalam mengelola sampah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap persoalan lingkungan.

“Persoalan lingkungan adalah tanggung jawab kolektif, tidak hanya pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Jusnaini.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh siswa tidak berhenti pada pemahaman konsep, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sampah yang selama ini sering dianggap sebagai sesuatu yang tidak bernilai sebenarnya masih dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali sehingga memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi,” katanya.

Menurut Jusnaini, sampah tidak semestinya hanya dipandang sebagai sesuatu yang harus dibuang. Dengan pengelolaan yang tepat, sebagian material masih dapat digunakan kembali dan memiliki manfaat.

Karena itu, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan konsep ekonomi sirkular kepada siswa. Konsep tersebut menekankan pemanfaatan sumber daya secara efisien dengan mengurangi limbah, menggunakan kembali material yang masih bernilai, serta memperpanjang masa manfaat suatu produk.

*Siswa Praktik Memilah dan Mengolah Sampah*

Mitra kegiatan dari Gerakan Peduli Lingkungan Meulaboh, Fajar Oza Pratama, M.M., turut terlibat sebagai narasumber sekaligus instruktur dalam sesi praktik.

Fajar memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya. Siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis sampah dan cara penanganan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing material.

Para peserta kemudian mempraktikkan pengolahan sampah menjadi produk yang memiliki nilai guna. Melalui pendekatan tersebut, siswa dapat melihat secara langsung bahwa material yang sebelumnya dianggap sebagai limbah masih dapat dimanfaatkan kembali.

Kegiatan ini juga memperkenalkan prinsip 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle. Siswa didorong untuk mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menghasilkan sampah, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta mendaur ulang material tertentu agar tidak langsung berakhir sebagai limbah.

Jusnaini berharap kegiatan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan positif di kalangan siswa untuk menjaga lingkungan dan mengelola sampah secara bertanggung jawab.

“Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, mengurangi barang sekali pakai, serta menggunakan kembali dan mendaur ulang barang yang masih layak dapat dimulai dari sekolah dan rumah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut melibatkan Kepala SMP Darul Aitami Agus Salim Nazar, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran guru, siswa, tim pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa, serta mitra dari Gerakan Peduli Lingkungan Meulaboh.

Tim PkM UTU juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Apresiasi turut diberikan kepada guru, peserta, mitra, narasumber, tim pengabdian, dan mahasiswa yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Kami berharap kegiatan yang kita laksanakan hari ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar dalam membangun masyarakat yang peduli terhadap lingkungan,” kata Jusnaini.

Kegiatan PkM tersebut merupakan program hibah internal Universitas Teuku Umar melalui skema Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Riset tahun 2026. []

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button